52 Ribu Lebih Penumpang Berangkat Mudik dari Stasiun KAI Daop 1 Jakarta, Pasar Senen Masih Jadi Titik Terpadat
Arus mudik dari wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta terus bergerak padat. Pada Kamis, 19 Maret, lebih dari 52 ribu penumpang tercatat berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah operasional Daop 1 Jakarta untuk pulang ke kampung halaman menyambut Lebaran.
Data yang disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menunjukkan sebanyak 52.330 tiket terjual untuk keberangkatan hari itu. Angka tersebut berasal dari berbagai stasiun, termasuk Stasiun Pasar Senen dan Gambir, yang selama masa angkutan Lebaran kembali menjadi simpul utama pergerakan penumpang.
Di sisi lain, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta pada hari yang sama mencapai 27.741 orang. Jika dihitung sejak awal masa angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 19 Maret 2026, total keberangkatan dari wilayah ini sudah menembus 430.977 penumpang.
Pasar Senen Masih Dominan di Puncak Arus Mudik
Dari seluruh stasiun keberangkatan, Pasar Senen kembali menonjol sebagai titik paling sibuk. Stasiun ini sempat mencatat rekor tertinggi pada Rabu, 18 Maret, dengan 53.576 penumpang dalam satu hari. Meski pada 19 Maret angkanya tidak disebutkan secara rinci dalam laporan itu, Pasar Senen tetap disebut sebagai salah satu pusat keberangkatan utama di Jakarta.
Lonjakan ini menunjukkan pola yang berulang setiap musim mudik: stasiun di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Kota menjadi tumpuan utama penumpang yang memilih kereta api karena dianggap lebih nyaman, terjadwal, dan minim risiko kemacetan dibanding moda transportasi darat lainnya.
Salah satu penumpang, Yogi Irawan (38), asal Malang, Jawa Timur, menjadi gambaran sederhana dari tradisi tahunan yang terus berulang. Ia memilih mudik untuk bersilaturahmi bersama keluarga besar saat Lebaran. Bagi banyak penumpang, perjalanan ini bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan bagian dari ritme tahunan yang sudah melekat kuat.
Lebih dari Satu Juta Kursi Disiapkan
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan selama periode angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan total 1.083.623 kursi. Dari jumlah itu, 756.929 tiket sudah terjual, dengan tingkat okupansi rata-rata mencapai 70 persen.
Angka tersebut menunjukkan bahwa kursi yang tersedia masih terus terserap seiring mendekatnya puncak perjalanan mudik. Di saat yang sama, KAI juga menambah layanan untuk menjaga kelancaran mobilitas penumpang yang terus meningkat dari hari ke hari.
Operasi Tambahan untuk Menjaga Kelancaran Perjalanan
Dalam operasional harian, KAI Daop 1 Jakarta mengerahkan 68 perjalanan kereta jarak jauh reguler setiap hari. Selain itu, sejumlah perjalanan tambahan juga dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang yang membludak selama masa Lebaran.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya KAI menjaga agar arus keberangkatan tetap tertib meski volume penumpang meningkat tajam. Dengan komposisi perjalanan reguler dan tambahan tersebut, dua stasiun utama di Jakarta tetap menjadi andalan utama masyarakat yang memilih mudik menggunakan kereta api.
Mengacu pada data yang disampaikan Franoto Wibowo, pergerakan penumpang di Daop 1 Jakarta masih akan terus dipantau selama periode angkutan Lebaran berlangsung, terutama di titik-titik yang sejak awal sudah menunjukkan kepadatan tinggi.
