Yan Harahap Kritik Deddy Sitorus PDIP Terkait Pernyataan AHY
Jakarta, CNN Indonesia — Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap, menyoroti reaksi Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, terhadap pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Yan Harahap mempertanyakan reaksi Deddy yang terusik dengan ajakan AHY untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas partai politik.
Perhatian Terhadap Isu Pernyataan AHY
Yan Harahap menilai bahwa jika ajakan untuk mengedepankan kepentingan bangsa di atas partai politik dianggap sebagai hasutan, mungkin yang membuat Deddy merasa terusik bukanlah konten pernyataannya, melainkan pesannya yang begitu valid hingga sulit ditolak. Dalam keterangan tertulisnya, Yan mengungkapkan keraguan terhadap kemampuan Deddy dalam memahami pernyataan AHY.
Menurut Yan, pernyataan AHY secara eksplisit menegaskan bahwa dalam koalisi pemerintah, tugas partai politik adalah mendukung program pemerintah, sedangkan di luar pemerintahan, mereka berperan sebagai pengkritik yang konstruktif. Yan juga menjabarkan bahwa AHY menonjolkan pentingnya kepentingan nasional di atas partisan dan mengajak untuk menjaga persatuan serta memberikan ruang evaluasi terhadap aspirasi masyarakat.
Alih-alih merespons secara konstruktif, Deddy justru menuding pernyataan AHY sebagai hasutan, yang kemudian menjadi sorotan publik. Deddy menyoroti sikap PDIP yang dinilai ambigu dan selalu dicap sebagai dalang dalam demonstrasi.
Kritik Konstruktif dalam Politik
AHY mengingatkan bahwa dalam posisi oposisi, partai politik seharusnya memberikan pandangan dan kritik secara konstruktif tanpa berniat memecah belah bangsa. Sementara itu, Deddy merespons bahwa sejak tahun 2025, PDIP selalu menjadi sasaran tuduhan terkait demo atau aksi demonstrasi yang terjadi. Meskipun demikian, tidak ada bukti konkret yang mengaitkan kader PDIP dengan kekacauan pada demonstrasi tersebut.
Dalam konteks ini, deddy menyoroti peran dan posisi PDIP di luar pemerintahan yang cenderung dijadikan kambing hitam ketika terjadi permasalahan di tengah masyarakat. Deddy menunjukkan ketidakpuasan terhadap tuduhan yang dialamatkan pada PDIP tanpa bukti yang kuat.


