berita

Masinis Stasiun Bekasi Diperiksa Pasca Kecelakaan

Polisi Segera Periksa Masinis dan Petugas Stasiun terkait Kecelakaan Maut di Bekasi

Jakarta, CNN Indonesia — Kasus kecelakaan maut antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih menjadi sorotan. Polisi akan segera memeriksa masinis dan petugas stasiun terkait insiden tragis ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa pemeriksaan akan dilakukan di Kantor PT KAI pada Kamis, 30 April 2026. Saksi-saksi yang akan diperiksa meliputi masinis, petugas stasiun, dan polisi khusus kereta api (Polsuska).

Pemeriksaan Terhadap Masinis, Petugas Stasiun, dan Polisi Khusus Kereta Api

Pemeriksaan terhadap masinis, petugas stasiun, dan Polsuska dari PT KAI ini menjadi bagian dari agenda penting dalam mengungkap penyebab sebenarnya dari kecelakaan tersebut. Sebelumnya, supir taksi Green dengan inisial RRP juga telah diperiksa petugas di Polres Metro Bekasi Kota terkait insiden ini.

Proses pengungkapan kasus kecelakaan maut ini dilakukan secara cermat oleh pihak kepolisian bekerja sama dengan KAI dan KNKT. Faktor-faktor penyebab kecelakaan sedang diselidiki, termasuk kemungkinan adanya kelalaian manusia atau gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian.

Penyebab Kecelakaan dan Dampaknya

Berdasarkan informasi resmi Kementerian Perhubungan, kecelakaan bermula ketika rangkaian KRL relasi Bekasi-Cikarang bertabrakan dengan mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Insiden ini menyebabkan rangkaian KRL dievakuasi dan dilakukan perjalanan luar biasa dengan kode tertentu.

Peristiwa ini mengakibatkan KA Argo Bromo Anggrek tidak sempat berhenti sepenuhnya dan bersenggolan dengan KRL lain yang sedang berhenti. Kecelakaan tersebut menelan korban jiwa sebanyak 16 penumpang KRL, sementara 90 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Mereka saat ini menjalani perawatan medis yang intensif.

Source link