Itel City 200 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Layar 120Hz dan Baterai Besar di Kelas Rp1 Jutaan
Pasar smartphone entry-level di Indonesia kembali ramai. Itel kini merilis Itel City 200, penerus City 100 yang datang dengan paket spesifikasi cukup agresif untuk kelas harganya. Di rentang harga Rp1 jutaan, ponsel ini mencoba menonjol lewat layar besar 120Hz, bodi tipis, baterai 5.200mAh, dan sejumlah fitur yang biasanya tidak selalu hadir di segmen bawah.
Peluncuran City 200 memperlihatkan arah baru Itel: bukan sekadar mengejar harga murah, tetapi juga mencoba memberi kesan lebih modern lewat desain unibody yang lebih ramping dan modul kamera Metalic Deco yang tampak lebih rapi. Dengan ketebalan hanya 7,45 mm, perangkat ini ingin tampil tipis tanpa mengorbankan kapasitas daya.
Layar Besar 120Hz dan Kamera Selfie Punch-Hole
Salah satu daya tarik utama Itel City 200 ada pada layarnya. Smartphone ini menggunakan panel IPS berukuran 6,78 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz. Kombinasi tersebut membuat pengalaman menjelajah menu, scrolling media sosial, hingga bermain gim kasual terasa lebih mulus dibanding layar standar 60Hz yang masih umum di kelas harga ini.
Di bagian depan, Itel memilih desain punch-hole untuk kamera selfie 8MP. Tampilan ini memberi kesan lebih modern dan mengurangi bezel di area atas layar. Sementara itu, sektor kamera belakang juga mendapat peningkatan yang cukup terasa. Jika pendahulunya hanya mengandalkan kamera 13MP, City 200 kini membawa kamera utama 50MP.
Meski tidak dijelaskan secara rinci konfigurasi kamera tambahannya, peningkatan sensor utama tersebut menjadi salah satu poin jual paling jelas dari perangkat ini. Untuk pengguna yang mencari ponsel murah tetapi tetap ingin hasil foto lebih tajam di kondisi cukup cahaya, peningkatan ini tentu menarik untuk dilihat.
Tipis, Tapi Tetap Bawa Baterai 5.200mAh
Di balik bodinya yang ramping, Itel City 200 tetap dibekali baterai 5.200mAh. Kapasitas ini cukup besar untuk ukuran smartphone entry-level dan menjadi nilai tambah bagi pengguna yang lebih sering memakai ponsel seharian penuh untuk komunikasi, hiburan, dan aktivitas ringan lainnya.
Pengisian dayanya mendukung 18W melalui port USB-C. Kehadiran USB-C memang makin menjadi standar di kelas bawah, tetapi tetap penting karena memudahkan pengguna tanpa perlu bergantung pada konektor lama. Dengan baterai besar dan bodi tipis sekaligus, City 200 jelas menempatkan efisiensi desain sebagai salah satu nilai jual utamanya.
Fitur Tambahan yang Jarang Muncul di Kelas Harga Ini
Selain spesifikasi inti, Itel juga menyematkan sejumlah fitur yang membuat City 200 terlihat lebih lengkap di kelasnya. Smartphone ini dibekali chipset Unisoc T7250 12nm, dipadukan dengan RAM 4GB dan memori internal 128GB. Penyimpanan tersebut masih bisa diperluas lewat slot microSD, sehingga ruang untuk foto, video, dan aplikasi tidak terlalu cepat habis.
Di sisi konektivitas dan ketahanan, perangkat ini mendukung NFC, jaringan 4.5G, speaker DTS, serta IR Control. Ada pula rating IP65 dan sertifikasi MIL-STD 810H yang memberi kesan lebih siap dipakai dalam berbagai situasi. Fitur UltraLink juga disertakan, memungkinkan panggilan suara tanpa jaringan seluler hingga jarak 2 km.
Untuk pasar ponsel murah, daftar fitur ini terbilang padat. Itel tampaknya ingin membidik pengguna yang butuh perangkat terjangkau, tetapi tetap menginginkan fungsi tambahan yang biasanya baru ditemukan di kelas lebih tinggi.
Berdasarkan informasi yang dibagikan Itel, City 200 dijual dengan harga spesial Rp1.399.000 dari harga normal Rp1.599.000. Penawaran ini tersedia melalui Shopee mulai 25 Februari hingga 2 Maret 2026. Ada empat pilihan warna yang disiapkan, dan 300 pembeli pertama juga akan mendapatkan bonus BudsIar 5i.
Dengan harga tersebut, Itel City 200 masuk ke persaingan yang sangat padat. Namun, kombinasi layar 120Hz, baterai besar, kamera 50MP, dan sederet fitur tambahan membuatnya cukup menonjol di antara banyak smartphone entry-level lain yang biasanya bermain aman pada spesifikasi dasar.
