berita

Dugaan Pungli Polantas terhadap WNA: Tanggapan Kapolres Badung

Viralnya Video Dugaan Pungli Polantas kepada WNA di Badung

Rekaman video viral tentang dugaan pungutan liar (pungli) oleh dua anggota kepolisian lalu lintas di Badung, Bali, terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video tersebut, terungkap percakapan antara anggota kepolisian dan WNA yang mengenai denda resmi sebesar Rp500 ribu yang harus dibayarkan. Namun, WNA tersebut mengaku hanya membawa uang tunai sebesar Rp200 ribu dan berencana meninggalkan Bali keesokan harinya.

Penjelasan Kapolres Badung terkait Kejadian

Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba, memberikan klarifikasi terkait video viral ini dan meminta maaf kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kedua anggota polisi berinisial NA dan IGNA, berpangkat Aiptu dan bagian dari satuan Polantas Polres Badung, kini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Propam terkait insiden ini. Joseph menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas apabila terbukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota tersebut.

Ia menambahkan bahwa sanksi yang diberikan kepada kedua anggota tersebut akan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sejak awal, polisi telah menegaskan bahwa tidak ada penerimaan uang secara ilegal dari penindakan yang dilakukan terhadap WNA di dalam video tersebut.

Kronologi Kejadian Menurut Polisi

Mengenai kronologi kejadian yang terjadi pada Maret 2026 lalu, dua anggota kepolisian sedang bertugas di Simpang Semer, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Mereka menindak dua pelanggar yang melanggar aturan lalu lintas terkait lampu merah dan penggunaan helm. Denda yang disampaikan kepada WNA dalam video itu, yakni Rp500 ribu dan Rp250 ribu, adalah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Lalulintas Nomor 22 Tahun 2009.

Polisi juga akan mendalami penyebaran video ini, terutama terkait dengan status WNA sebagai seorang konten kreator. Semua proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap kedua anggota kepolisian tersebut sedang berlangsung dan akan disesuaikan dengan temuan yang ditemukan.

Source link