Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan data terbaru mengenai korban bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut. Total korban mencapai 1.090 orang, dengan 176 orang meninggal, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 160 orang masih dalam pencarian. Jumlah pengungsi mencapai 30.445 orang. Bencana tersebut terjadi pada 24-28 November 2025, dengan 503 kejadian yang terdiri dari tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung. Wilayah terdampak meliputi beberapa kabupaten dan kota di Sumut. Sejumlah daerah seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Selatan mencatat korban yang cukup besar. Petugas yang terdiri dari 3.843 personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait dikerahkan untuk memberikan bantuan logistik, komunikasi, dan medis kepada korban. Polda Sumut merencanakan langkah-langkah percepatan penanganan seperti pendataan kebutuhan logistik tambahan, pendistribusian bantuan, percepatan pencarian korban yang masih hilang, dan koordinasi dengan Pemda untuk menambah tempat pengungsian yang lebih layak. Seluruh upaya dilakukan untuk mempercepat penanganan bencana yang melanda Sumut.

