Tuesday, April 14, 2026
No menu items!
HomeotomotifTeknologi C2C Leapmotor: Revolusi Struktur Mobil Listrik

Teknologi C2C Leapmotor: Revolusi Struktur Mobil Listrik

Leapmotor, perusahaan kendaraan listrik yang berbasis di Indonesia, hadir melalui PT Indomobil National Distributor di bawah Indomobil Group. Mereka membawa teknologi Cell-to-Chassis (C2C) sebagai langkah strategis untuk mengenalkan kendaraan listrik yang lebih efisien dan terintegrasi. Secara teknis, sistem baterai kendaraan listrik biasanya terdiri dari sel baterai yang dirangkai menjadi modul, lalu dipasang menjadi satu paket baterai. Namun, teknologi C2C menghilangkan tahap modul ini dengan mengintegrasikan sel baterai langsung ke dalam struktur rangka kendaraan, bukan hanya sebagai komponen tambahan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi ruang dengan tingkat pemanfaatan baterai hingga 91%, tetapi juga menyederhanakan sistem, mengurangi energi yang terbuang, dan menghasilkan kendaraan yang lebih ringan dengan distribusi massa yang merata. Integrasi baterai ke dalam chassis juga memberikan keuntungan struktural dengan meningkatkan kekakuan bodi kendaraan, memperbaiki stabilitas saat berkendara dan meningkatkan keselamatan. Leapmotor terus mengembangkan teknologi C2C ke versi 2.0 dengan integrasi yang lebih dalam dan didukung oleh battery management system (BMS) cerdas. Beberapa model kendaraan Leapmotor, seperti C01, C11, dan C10, telah menerapkan teknologi ini dengan fokus pada efisiensi energi dan pengalaman berkendara. Melalui kolaborasi dengan Stellantis, Leapmotor juga mencari peluang untuk memperluas teknologi ini ke pasar global. Teknologi Cell-to-Chassis membuktikan bahwa evolusi kendaraan listrik tidak sekadar perubahan incrementalis, tetapi struktural. Dengan pendekatan ini, Leapmotor memberikan inovasi yang efisien, ringan, dan kuat dalam menyongsong masa depan mobilitas listrik yang semakin kompetitif.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer