Sonny Sonjaya Akan Ungkap Nama Besar dalam Kasus Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sonny Sonjaya, dikabarkan akan mengungkap keterlibatan ‘nama besar’ dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN pada tahun 2025-2026.
Pengacara Sonny, Krisna Murti, menyebut bahwa kliennya telah mengajukan diri menjadi Justice Collaborator (JC) atau saksi yang bekerja sama dalam kasus tersebut. Hal ini dikarenakan Sonny merasa ditekan oleh ‘nama besar’ yang akan diungkapkannya dalam persidangan nanti.
Saksi Dianggap Dipaksa dalam Kasus Korupsi MBG
Menurut Krisna, Sonny akan menyampaikan bahwa dia merasa ditekan dan bukan otak di balik kasus korupsi tersebut. Sonny juga merasa bahwa tuduhan menjual dapur-dapur bukanlah diarahkan padanya, namun atas tekanan yang datang dari pihak lain.
Meski begitu, Krisna belum bersedia mengungkap siapa sebenarnya ‘nama besar’ yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ia menyebutkan bahwa banyak tokoh-tokoh yang terlibat dalam kasus ini.
Pengajuan Menjadi JC Akan Diajukan ke Kejaksaan Agung
Rencananya, pengajuan Sonny menjadi JC akan disampaikan kepada Kejaksaan Agung pada pekan depan. Krisna menjelaskan bahwa permohonan tersebut juga telah tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang sudah disiapkan.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus korupsi program MBG. Program ini seharusnya dikelola oleh yayasan terafiliasi dengan sekolah penerima, namun terdapat banyak ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya.
