Review Precision Dimming dan Refresh Rate 330 Hz
LG kembali menekan batas TV premium lewat jajaran Smart TV terbarunya, LG QNED Evo Mini LED 2026. Di antara model yang paling menyita perhatian, varian 115 inci tampil seperti pernyataan besar: layar jumbo, warna yang diklaim lebih presisi, dan dukungan fitur yang tidak hanya mengejar tontonan sinematik, tetapi juga olahraga dan gim.
Layar 115 inci yang memang ditujukan untuk ruang besar
Model LG QNED Evo Mini LED 115 inci menjadi sorotan utama karena ukurannya yang ekstrem dan ambisi yang jelas: menghadirkan sensasi menonton layaknya di bioskop dari ruang keluarga. LG membekali TV ini dengan panel Dynamic QNED Color Pro yang dirancang untuk meningkatkan akurasi warna, terutama saat memutar konten HDR. Panel tersebut bahkan sudah mengantongi sertifikasi dari Intertek untuk akurasi warna tinggi pada ukuran layar sebesar itu.
Pada TV sebesar ini, konsistensi warna menjadi poin penting. Layar yang lebar sering kali membuat detail visual mudah kehilangan kesan natural jika pengolahan warnanya tidak stabil. Karena itu, pendekatan LG lewat panel Dynamic QNED Color Pro tampak diarahkan untuk menjaga tampilan tetap kaya tanpa terlihat berlebihan. Hasilnya, konten dengan pencahayaan kompleks diharapkan tetap nyaman dilihat, baik di adegan terang maupun saat nuansa gambar lebih gelap.
Precision Dimming Ultra jadi kunci kontras
Di balik panelnya, LG menyematkan teknologi Precision Dimming Ultra yang mengatur ratusan dimming zone. Fitur ini berperan besar dalam mengendalikan kontras, sehingga bagian gelap bisa tampil lebih pekat tanpa mengorbankan area terang. Dalam praktiknya, pengaturan seperti ini sangat menentukan kualitas gambar pada adegan malam, film dengan pencahayaan dramatis, atau pertandingan olahraga yang banyak menampilkan gerakan cepat dan perubahan cahaya mendadak.
LG menempatkan Precision Dimming Ultra sebagai salah satu pembeda utama di lini QNED Evo Mini LED 2026. Dengan kontrol pencahayaan lokal yang lebih rinci, TV ini ditujukan untuk menghasilkan tampilan yang lebih bersih dan terpisah antara objek utama dengan latar belakang. Bagi pengguna yang mengutamakan detail visual, terutama pada layar berukuran besar, pendekatan ini bisa menjadi nilai jual yang cukup kuat.
webOS 26 membawa AI, olahraga, dan gaming ke satu paket
Selain kualitas gambar, LG juga menonjolkan sisi perangkat lunak lewat webOS 26. Sistem operasi ini dibekali sejumlah fitur berbasis AI, termasuk AI Super Upscaling dan AI Picture Pro. Dua fitur tersebut bekerja untuk meningkatkan kualitas gambar, sekaligus membantu menampilkan wajah dan objek utama di layar dengan lebih jelas. Dalam konteks TV premium, pemrosesan seperti ini menjadi penting karena pengguna tidak selalu menonton konten dalam kualitas tertinggi.
webOS 26 juga diarahkan untuk pengguna yang gemar mengikuti olahraga. LG menyertakan Sports Portal yang mengumpulkan pertandingan langsung, jadwal, dan skor dalam satu platform. Ada pula Sports Alert untuk memberi pemberitahuan terkait tim favorit, serta AI Concierge yang menampilkan progres dan prediksi jalannya pertandingan. Pendekatan ini membuat TV bukan hanya alat menonton, tetapi juga pusat informasi olahraga yang lebih praktis.
Untuk kebutuhan gim, LG QNED Evo Mini LED 2026 mendukung VRR hingga 165 Hz, AMD FreeSync, dan ALLM. Ada juga Motion Booster yang diklaim mampu meningkatkan refresh rate hingga 330 Hz. Kombinasi ini jelas mengarah pada pengalaman bermain yang lebih mulus, terutama untuk gim kompetitif yang menuntut respons cepat dan minim gangguan visual. Dukungan refresh rate tinggi juga mempertegas bahwa TV ini tidak hanya ingin unggul di film dan serial, tetapi juga ingin relevan di ruang gaming modern.
LG menyebut QNED Evo Mini LED 2026 akan lebih dulu diluncurkan di Korea Selatan sebelum hadir ke negara lain dalam waktu dekat. Dengan ukuran layar yang masif, pengolahan warna yang diperkuat, kontrol cahaya yang lebih presisi, serta fitur AI yang menyentuh tontonan harian sampai kebutuhan gim, TV ini jelas menargetkan pengguna yang ingin satu perangkat untuk banyak skenario. Bagi pasar premium, pertanyaannya kini bukan lagi apakah layar 115 inci terlalu besar, melainkan apakah paket fiturnya cukup meyakinkan untuk membenarkan ambisi sebesar itu.
Atribusi sumber: informasi mengenai LG QNED Evo Mini LED 2026 ini merujuk pada pengumuman resmi LG.
