teknologi

Honor Pad 10 Pro: Diluncurkan dengan Dimensity 8350

Honor Pad 10 Pro Meluncur dengan Dimensity 8350, Bawa Layar 144Hz dan Baterai Jumbo

Honor kembali memperluas lini tabletnya lewat Honor Pad 10 Pro, sebuah model yang diposisikan lebih tinggi dibanding Honor Pad 10 yang hadir tahun lalu. Alih-alih sekadar pembaruan kecil, perangkat ini datang dengan kombinasi yang cukup agresif di kelas menengah: chipset MediaTek Dimensity 8350, layar cepat 144Hz, baterai besar, dan dukungan aksesori produktivitas yang membuatnya terasa lebih serius sebagai tablet kerja maupun hiburan.

Di tengah pasar tablet yang makin ramai, Honor tampaknya ingin menegaskan bahwa perangkat ini bukan hanya untuk konsumsi media. Dengan spesifikasi yang dibawa, Honor Pad 10 Pro mencoba masuk ke wilayah tablet serbaguna yang bisa dipakai menonton, mencatat, menggambar, hingga mengerjakan dokumen tanpa terasa terlalu kompromistis.

Dimensity 8350 Jadi Andalan Utama

Jantung dari Honor Pad 10 Pro adalah MediaTek Dimensity 8350, chipset kelas menengah yang dibekali octa-core CPU dengan kecepatan hingga 3,35 GHz. Honor memasangkan chipset ini dengan RAM 12GB serta penyimpanan internal 256GB, konfigurasi yang di atas kertas cukup lega untuk multitasking, aplikasi kreatif ringan, maupun penyimpanan file kerja dan hiburan.

Langkah Honor menghadirkan tablet dengan spesifikasi seperti ini menunjukkan arah yang jelas: mereka tidak hanya mengejar konsumsi konten, tetapi juga pengalaman penggunaan yang lebih mendekati perangkat produktivitas. Dengan kapasitas memori yang besar, tablet ini terasa lebih siap menangani banyak aplikasi sekaligus tanpa harus sering menutup program di latar belakang.

Layar 11,5 Inci 144Hz dan Opsi Soft Light

Salah satu daya tarik terbesar Honor Pad 10 Pro ada pada layarnya. Tablet ini memakai panel 11,5 inci dengan resolusi 2.800 x 1.840 piksel, tingkat kecerahan 500 nits, dan refresh rate 144Hz. Kombinasi ini membuat pengalaman visualnya terdengar menjanjikan, terutama bagi pengguna yang menyukai tampilan mulus saat menggulir layar atau berpindah antar aplikasi.

Honor juga menambahkan dukungan 10-bit color serta sertifikasi IMAX Enhanced, yang mengisyaratkan fokus pada kualitas visual dan pengalaman menonton yang lebih imersif. Menariknya, tersedia pula varian Soft Light dengan anti-glare coating, yang ditujukan untuk mengurangi pantulan cahaya dan membuat layar lebih nyaman dipakai di berbagai kondisi.

Dari sisi bodi, Honor menyebut tablet ini hadir dengan desain yang lebih tipis dan ringan. Meski begitu, Honor tetap mempertahankan baterai berkapasitas besar, sehingga aspek portabilitas tidak dibayar dengan pengorbanan daya tahan.

Baterai 10.100mAh, Empat Speaker, dan Dukungan Stylus

Untuk urusan daya, Honor Pad 10 Pro dibekali baterai 10.100mAh dengan dukungan fast charging 35W. Kapasitas sebesar ini jelas memberi sinyal bahwa tablet ini disiapkan untuk pemakaian panjang, baik untuk bekerja, belajar, maupun menikmati konten multimedia tanpa terlalu sering mencari colokan.

Di sektor audio, Honor menyematkan empat speaker dengan dukungan DTS:X dan IMAX Enhanced. Setup ini memperkuat kesan bahwa tablet ini memang diarahkan sebagai perangkat hiburan yang serius, bukan sekadar layar besar dengan speaker standar.

Honor Pad 10 Pro juga kompatibel dengan Honor Magic-Pencil 4s yang menawarkan 4.096 level tekanan, serta keyboard wireless dengan touchpad. Kehadiran aksesori ini membuat tablet lebih fleksibel dipakai untuk mencatat, menggambar, atau mengetik dokumen. Honor bahkan menyertakan WPS Office dengan sejumlah fitur berbasis AI, yang semakin menegaskan arah penggunaan produktif pada perangkat ini.

Untuk saat ini, Honor Pad 10 Pro baru tersedia di pasar China. Mengacu pada informasi peluncurannya, harga versi standar berada di kisaran Rp6,6 jutaan, sementara varian anti-glare dibanderol sekitar Rp500 ribu lebih mahal. Sampai sekarang belum ada keterangan resmi mengenai ketersediaannya di pasar lain.

Dengan kombinasi chipset Dimensity 8350, layar 144Hz, baterai besar, dan dukungan aksesori kerja, Honor Pad 10 Pro jelas bukan tablet yang sekadar ikut meramaikan pasar. Ia datang dengan paket yang cukup lengkap untuk pengguna yang ingin satu perangkat untuk hiburan dan produktivitas, selama mereka memang berada di pasar yang sudah kebagian.