LIVEKamis, 20 Agustus 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
BerandateknologiPeningkatan Penjualan PlayStation 5 Menurun 36% pada 2026
teknologi

Peningkatan Penjualan PlayStation 5 Menurun 36% pada 2026

Penjualan PlayStation 5 memang sedang melambat, tetapi Sony tampaknya belum punya alasan untuk panik. Di saat angka pengiriman konsol turun cukup tajam, ekosistem PlayStation justru menunjukkan sisi lain yang lebih penting: pengguna masih aktif, belanja game tetap jalan, dan bisnis digital Sony terus bergerak naik.

Dalam laporan keuangan terbarunya, Sony mencatat penjualan PlayStation 5 pada kuartal pertama tahun fiskal 2026 hanya mencapai 1,6 juta unit. Angka itu turun dari 2,5 juta unit pada periode yang sama tahun sebelumnya, atau merosot sekitar 36 persen. Meski terdengar besar, penurunan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan untuk konsol yang sudah memasuki tahun keenam sejak peluncurannya pada 2020.

Di tahap seperti ini, pasar biasanya tidak lagi dipenuhi pembeli awal. Sebagian besar gamer yang memang ingin memiliki PS5 kemungkinan sudah membelinya lebih dulu. Alhasil, permintaan kini lebih banyak datang dari konsumen yang lebih berhati-hati, menunggu harga yang pas, atau mempertimbangkan langsung lompat ke model yang lebih tinggi seperti PS5 Pro.

PS5 Masih Laku, Hanya Tidak Lagi Sekencang Dulu

Secara total, pengiriman global PlayStation 5 kini sudah menyentuh sekitar 95,3 juta unit sejak pertama kali dirilis. Itu berarti PS5 tetap menjadi produk besar dalam portofolio Sony, meski laju penjualannya tidak lagi setinggi masa-masa awal peluncuran. Dalam industri konsol, fase seperti ini lazim terjadi: ledakan awal selesai, lalu pasar masuk ke tahap yang lebih matang dan stabil.

Karena itu, penurunan penjualan hardware tidak otomatis dibaca sebagai tanda melemahnya PlayStation secara keseluruhan. Justru, bagi perusahaan seperti Sony, konsol hanyalah pintu masuk. Setelah perangkat berada di tangan pengguna, sumber pendapatan berikutnya bisa datang dari game, layanan berlangganan, hingga transaksi tambahan di dalam ekosistem.

Bisnis PlayStation Justru Bertumpu di Sisi Digital

Di sinilah kabar baiknya untuk Sony. Walaupun penjualan konsol baru menurun, bisnis PlayStation masih tumbuh lewat aktivitas pengguna yang tinggi. Jumlah pengguna aktif bulanan dilaporkan naik menjadi sekitar 125 juta akun. Di saat yang sama, penjualan software tetap stabil dan pembelian digital terus meningkat.

Artinya, basis pemain PlayStation masih sangat hidup. Konsol mungkin tidak lagi terjual secepat sebelumnya, tetapi orang-orang yang sudah berada di dalam ekosistem tetap membeli game, berlangganan PlayStation Plus, serta melakukan pembelian tambahan seperti DLC dan item dalam game. Dari sisi bisnis, ini adalah sumber keuntungan yang jauh lebih menarik dibanding sekadar menjual perangkat keras.

Dengan kondisi pasokan komponen yang masih menjadi perhatian di industri teknologi, model bisnis yang lebih bertumpu pada software dan layanan juga memberi ruang lebih besar bagi margin keuntungan Sony. Dalam skenario seperti ini, perusahaan bisa saja memperoleh hasil yang lebih baik dari penjualan digital ketimbang mengejar angka hardware semata.

GTA 6 Jadi Harapan Baru untuk Dorong Permintaan

Tantangan Sony ke depan kini bukan lagi sekadar menjual lebih banyak unit PS5, melainkan menjaga agar minat pasar tetap hidup. Salah satu faktor yang berpotensi menggerakkan permintaan adalah kehadiran GTA 6 pada November mendatang. Peluncuran game sebesar itu kerap memicu gelombang pembelian konsol baru, meski efeknya biasanya tidak berlangsung lama.

Sony sendiri menyebut telah menyiapkan persediaan chip yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsol baru sepanjang tahun fiskal ini. Itu menunjukkan perusahaan masih membaca pasar dengan hati-hati: tidak terlalu agresif mengejar volume hardware, tetapi tetap menjaga kesiapan jika permintaan tiba-tiba naik.

Jadi, angka penurunan 36 persen pada penjualan PS5 memang terlihat mencolok di permukaan. Namun jika melihat keseluruhan ekosistem PlayStation, gambarnya jauh lebih kompleks. Konsolnya melambat, tetapi pemainnya masih ada, pengeluaran digital tetap mengalir, dan bisnisnya belum menunjukkan tanda-tanda kehilangan tenaga.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru Sony.

Penulis

Redaksi teknologi

Akun redaksi KabarDPR untuk kategori teknologi.