Momen Penting: 99.982 Jemaah Haji Indonesia Menuju Madinah
Makkah, CNN Indonesia — Sebanyak 99.982 jemaah haji Indonesia akan segera bergerak dari Makkah menuju Madinah mulai tanggal 7 Juni mendatang. Tim Pengawas Haji DPR 2026 mengonfirmasi bahwa jemaah ini merupakan gelombang II yang telah menyelesaikan seluruh ritual haji pada tanggal 9-13 Dzulhijah lalu.
Tantangan Responsif dari Daker Madinah
Wakil Ketua DPR, Saan Mustofa, menegaskan pentingnya responsivitas pemerintah, khususnya Kantor Daerah Kerja Madinah, dalam mengantisipasi mobilitas jemaah haji. Tujuan utama perjalanan jemaah ke Madinah adalah untuk menunaikan ibadah di Raudhah. Oleh karena itu, penjaminan kelancaran pelayanan, kenyamanan, dan kepuasan jemaah menjadi hal yang sangat dicita-citakan.
Persiapan Matang Daker Madinah
Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurahman, telah menyiapkan sejumlah persiapan yang matang untuk menyambut kedatangan 99.892 jemaah haji Indonesia. Pertama, terkait personil. Daerah Kerja Madinah akan menyiagakan total 811 personil, termasuk Petugas PPIH dan tenaga pendukung Arab Saudi.
Kedua, layanan akomodasi hotel. Terdapat 94 hotel yang telah disiapkan, termasuk hotel bintang 5 untuk tempat menginap jemaah. Ketiga, layanan transportasi. Sebanyak 2.434 bus akan disediakan untuk menunjang mobilitas jemaah dari bandara ke Madinah. Terakhir, layanan makanan. Sebanyak 2.696.274 box makanan akan didistribusikan untuk kebutuhan konsumsi jemaah.
Demikianlah persiapan yang telah dilakukan oleh Daker Madinah untuk menyambut kedatangan jemaah haji gelombang II dari Indonesia di Madinah. Semoga segala persiapan ini dapat memastikan kelancaran perjalanan serta kenyamanan seluruh jemaah haji selama berada di kota suci Madinah.
