crypto

Pendiri Bursa Kripto FTX Ajukan Pengampunan ke Trump: Analisis Terbaru

Sam Bankman-Fried Ajukan Permohonan Pengampunan ke Trump

Pendiri bursa kripto FTX, Sam Bankman-Fried, tengah dalam sorotan setelah mengajukan permohonan pengampunan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Bankman-Fried dipenjara karena kasus penipuan yang membuatnya dijatuhi hukuman 25 tahun setelah dinyatakan bersalah terkait FTX dan Alameda Research.

Permohonan Pengampunan Setelah Dua Tahun Jalani Hukuman

Baru dua tahun menjalani hukuman, mantan miliarder berusia 34 tahun itu kini telah mengajukan permohonan pengampunan setelah masa hukumannya berakhir kepada Departemen Kehakiman. Meski demikian, perwakilan Gedung Putih enggan memberikan komentar, dan pengacara Bankman-Fried belum merespons permintaan konfirmasi terkait hal ini.

Bankman-Fried, yang sedang mengupayakan banding terhadap hukumannya, telah lama menyatakan tidak bersalah terkait tuduhan yang menimpa dirinya. Ia merupakan figur terkenal di dunia kripto karena kesuksesan FTX yang populer di kalangan jutaan pengguna.

Muncul Bersamaan dengan Ribuan Permintaan Pengampunan Lainnya

Permohonan pengampunan Sam Bankman-Fried datang bersamaan dengan lebih dari 20.000 permintaan pengampunan atau pengurangan hukuman lainnya, menurut catatan Kantor Pengacara Departemen Kehakiman. Sebelumnya, Trump telah mengeluarkan sejumlah pengampunan, termasuk untuk individu terlibat dalam serangan ke Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021, mantan staf yang terlibat dalam kejahatan, dan pendiri pasar gelap di dark web serta pemimpin platform kripto seperti Binance.

Meski demikian, Trump sebelumnya menolak untuk memberikan pengampunan kepada Bankman-Fried. Hal ini menunjukkan kompleksitas situasi hukum yang melibatkan tokoh-tokoh terkenal di dunia kripto.

Source link