LIVEMinggu, 11 Oktober 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
Beranda›MPR›MPR kaji gagasan akademisi ULM untuk mempercepat transisi energi
MPR

MPR kaji gagasan akademisi ULM untuk mempercepat transisi energi

MPR kaji gagasan akademisi ULM untuk mempercepat transisi energi

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggali masukan dan gagasan akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mempercepat kebijakan transisi energi yang tengah digulirkan pemerintah. Pembahasan itu mengemuka dalam Seminar Kebangsaan MPR RI Goes to Campus bertema “Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim” di Banjarmasin, Rabu.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengatakan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong transisi energi karena menjadi ruang lahirnya riset dan gagasan baru. Ia menyebut setiap kunjungan ke kampus selalu memberi masukan berharga yang dapat memperkaya perumusan kebijakan energi dan lingkungan.

Eddy berharap mahasiswa dan akademisi ULM dapat memberikan gagasan terkait transisi energi. Menurut dia, masukan dari kalangan kampus akan menjadi pengayaan sekaligus pendalaman dalam merumuskan kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Eddy juga menyoroti posisi Kalimantan Selatan sebagai daerah dengan sumber daya energi besar, khususnya batubara. Ia menekankan pentingnya memperkuat pemanfaatan batubara di dalam negeri melalui hilirisasi, termasuk pengembangan Dimethyl Ether (DME) sebagai alternatif LPG.

Selain soal sumber energi, Eddy menilai transisi energi juga berkaitan dengan isu lingkungan yang lebih luas, seperti pencemaran air, pengelolaan sampah, dan dampak perubahan iklim.

Di sisi lain, Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri mengatakan kehadiran MPR RI di ULM menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama yang sebelumnya sudah dituangkan melalui nota kesepahaman atau MoU. Salah satu fokus kerja sama itu adalah pengembangan energi baru terbarukan dan isu perubahan iklim.

Ahmad Alim juga menyampaikan ULM telah memberikan kontribusi melalui pengelolaan kawasan hutan pendidikan seluas 1.670 hektare dan kawasan mangrove seluas 611 hektare di Kabupaten Kotabaru. Kedua kawasan itu disebut menjadi laboratorium alam bagi riset dan inovasi yang mendukung agenda transisi energi serta pembangunan berkelanjutan.

ANTARA

Sumber: ANTARA

Penulis

Redaksi MPR

Redaksi MPR KabarDPR bertugas menyajikan pemberitaan seputar MPR RI, kegiatan pimpinan dan anggota MPR, sidang, konstitusi, wawasan kebangsaan, serta sosialisasi Empat Pilar. Pemberitaan disusun secara akurat, berimbang, informatif, dan berorientasi pada kepentingan publik.