teknologi

Kantor Electronic Arts Diserang Gamer: Tolak Proses Akuisisi

Gamer Beraksi Protes Menolak Akuisisi Electronic Arts

Komunitas gamer bersiap untuk melakukan aksi protes di kantor pusat Electronic Arts guna menolak proses akuisisi perusahaan tersebut senilai USD 55 miliar oleh konsorsium Arab Saudi. Proses akuisisi ini telah menimbulkan kekhawatiran dan kontroversi di kalangan gamer, yang menganggapnya dapat merugikan industri game secara keseluruhan.

Reaksi Keras dari The Players Alliance

Protes terhadap akuisisi Electronic Arts yang melibatkan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi sudah mulai bergema sejak September 2025. Saat ini, The Players Alliance sebagai penggerak utama penolakan tersebut, mengumumkan rencana untuk menggelar aksi di kantor pusat Electronic Arts di Redwood City pada 12 Mei 2026 pukul 12:00 WIB. Mereka menegaskan tujuan utama aksi ini adalah untuk meminta para eksekutif EA untuk menghentikan proses penjualan perusahaan.

Komunitas gamer khawatir bahwa akuisisi ini dapat berdampak buruk, seperti PHK massal, penggantian developer dengan teknologi AI, serta praktik monetisasi yang lebih agresif untuk menutup kerugian akibat akuisisi tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan berimbas pada kenaikan harga produk dan layanan EA, yang pada akhirnya merugikan konsumen gamer.

Antisipasi Aksi Protes

Untuk menarik perhatian publik, peserta aksi protes tersebut akan mengenakan kostum cosplay karakter-karakter dari video game buatan EA. Selain itu, The Players Alliance juga telah menyiapkan gulungan petisi sepanjang 15 meter yang berisi lebih dari 70.000 tanda tangan sebagai simbol penolakan terhadap rencana akuisisi tersebut.

Demo bertema loot box juga akan menjadi bagian dari aksi protes ini, dengan tujuan untuk menggambarkan potensi dampak negatif akuisisi, seperti penutupan studio game, PHK massal, dan praktik monetisasi yang merugikan konsumen. Seluruh agenda aksi protes ini akan disiarkan secara langsung melalui platform Twitch oleh streamer SlayerKase.

Source link