Fakta Terbaru Tentang Pendanaan Star Wars: Fate of the Old Republic
Informasi mengejutkan terkait dengan pihak yang mendanai game Star Wars: Fate of the Old Republic akhirnya terungkap setelah berbulan-bulan misteri. Salah satu mantan eksekutif NetEase, Simon Zhu, terlibat dalam pendanaan proyek ambisius ini melalui perusahaannya yang baru, GreaterThan Group (GTG).
Ini Cerita di Balik Pendanaan Game Star Wars: Fate of the Old Republic
Berdasarkan laporan dari Bloomberg, GreaterThan Group telah berhasil mengumpulkan modal sebesar USD 100 juta untuk membiayai pengembangan game ini. Diketahui bahwa proyek ini dipimpin oleh Arcanaut Studios di bawah asuhan Casey Hudson, yang sebelumnya terkenal di BioWare.
Hudson juga telah berhasil merekrut sejumlah veteran dari BioWare untuk turut serta dalam pengembangan game RPG yang diharapkan dapat menyamai kualitas dari Star Wars Knight of the Old Republic, sebuah game legendaris.
Visi Casey Hudson untuk Star Wars: Fate of the Old Republic
Casey Hudson menegaskan bahwa timnya tidak akan menggunakan AI generatif dalam pembuatan game ini karena dianggap kurang kreatif. Selain itu, game ini tidak akan memiliki durasi ratusan jam seperti kebanyakan game besar saat ini. Hudson ingin fokus pada replayability dan berbagai jalur cerita yang dapat memberikan pengalaman unik bagi pemain setiap kali memainkannya.
Meski masih sedikit detail gameplay yang dibagikan, Casey Hudson menyatakan bahwa Star Wars: Fate of the Old Republic ditargetkan untuk dirilis sebelum tahun 2030. Dengan pengalaman dan visi yang dimiliki tim pengembang, game ini diyakini akan menjadi sajian yang memikat bagi para penggemar game klasik.
