Citroën Racing berhasil meraih kemenangan pertamanya dalam sejarah ajang FIA ABB Formula E World Championship. Pada seri Mexico City E-Prix 2026, tim asal Prancis ini sukses menempati posisi teratas, langsung memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia. Prestasi ini dianggap sebagai bukti komitmen Citroën dalam teknologi elektrifikasi dan motorsport berkelanjutan. Balapan di sirkuit Autódromo Hermanos Rodríguez menghadirkan dinamika tinggi, di mana Nick Cassidy tampil gemilang meskipun start dari posisi ke-13. Kemenangan ini menjadi momen istimewa bagi tim Citroën Racing, menunjukkan kolaborasi yang solid dan kesiapan bersaing di level Formula E.
Nick Cassidy sendiri mengungkapkan rasa emosinya atas kemenangan tersebut sebagai hasil dari kerja tim yang baik. Keberhasilan ini merupakan fondasi kuat bagi Citroën Racing dalam memaksimalkan potensi mobil listrik Formula E generasi terbaru. Cyril Blais, Team Principal Citroën Racing Formula E Team, menegaskan bahwa pencapaian ini melampaui target awal tim dan mencerminkan dedikasi yang tinggi. Konsistensi performa selama musim masih panjang menjadi fokus tim untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.
Partisipasi Citroën Racing di Formula E tidak hanya mendatangkan trofi dan poin, tetapi juga menjadi laboratorium teknologi untuk pengembangan kendaraan listrik masa depan. Dukungan dari PT Indomobil National Distributor sebagai pemegang merek Citroën di Indonesia menunjukkan bahwa inovasi dan kinerja tinggi dapat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan. Kemenangan di Mexico City E-Prix bukan hanya simbol kebangkitan, tetapi juga bukti bahwa elektrifikasi dan motorsport dapat bersatu dalam visi besar. Citroën Racing membuktikan bahwa masa depan balap dapat tetap menghadirkan emosi, strategi, dan adrenalin, menjadikan era mobilitas listrik sebagai langkah positif menuju masa depan yang lebih hijau.

