Monday, March 16, 2026
No menu items!
HomecryptoCFX Memimpin Industri Kripto dengan Biaya Transaksi 0,02%

CFX Memimpin Industri Kripto dengan Biaya Transaksi 0,02%

Adrian Sudirgo, selaku Direktur Utama PT Kagum Teknologi Indonesia (Ajaib), menegaskan bahwa perubahan biaya transaksi merupakan bagian tak terhindarkan dalam perkembangan industri yang terus berkembang. Dikatakan bahwa dalam ekosistem yang semakin kompetitif, penyesuaian struktur biaya dapat menjadi strategi yang relevan bagi pelaku industri. Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi konsumen serta memacu pertumbuhan industri yang lebih sehat.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menjelaskan bahwa penurunan biaya transaksi dilakukan untuk meningkatkan daya saing industri kripto nasional. Ia menyebutkan bahwa perbedaan biaya antara platform berizin OJK dan yang tidak berizin menjadi faktor yang mendorong aliran dana ke luar negeri. Sebagai pionir bursa aset kripto berizin di Indonesia, CFX berkomitmen untuk mendengar kebutuhan konsumen dan anggotanya. Penurunan biaya transaksi ini tidak hanya bertujuan menciptakan struktur biaya yang lebih kompetitif, tetapi juga untuk memperluas pangsa pasar.

Menurut data OJK, nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp 482,23 triliun sepanjang tahun 2025, dengan jumlah konsumen mencapai 12,92 juta hingga akhir Desember 2025. Dalam laporan Global Crypto Adoption Index 2025 dari Chainalysis, Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dalam tingkat adopsi aset kripto.

Demi transparansi, disclaimerkannya menyatakan bahwa keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pembaca diharapkan untuk belajar dan menganalisis sebelum melakukan transaksi jual beli kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas segala keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul akibat keputusan investasi.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer