LIVESabtu, 10 Oktober 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
Beranda›DPR›Anggota DPR Soroti Peran Untirta dalam Menyiapkan SDM Unggul Indonesia
DPR

Anggota DPR Soroti Peran Untirta dalam Menyiapkan SDM Unggul Indonesia

Anggota DPR Soroti Peran Untirta dalam Menyiapkan SDM Unggul Indonesia

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI sekaligus Ketua Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta), Lamhot Sinaga, menegaskan Untirta memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia di Banten dan mendukung kemajuan nasional. Ia menilai perguruan tinggi itu perlu menjadi salah satu lokomotif peningkatan kualitas SDM di daerah.

Lamhot mengatakan Untirta harus mampu membaca perubahan zaman dan menyiapkan lulusan yang bukan hanya siap masuk dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Menurut dia, kebutuhan itu semakin mendesak seiring perkembangan industri, perdagangan, jasa, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital.

“Untirta harus menjadi salah satu lokomotif utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banten. Kampus ini harus mampu membaca perubahan zaman dan menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap masuk dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Lamhot dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Peran kampus dalam pembangunan

Lamhot menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis ke-45 Untirta. Ia berharap momentum tersebut tidak berhenti sebagai perayaan capaian, melainkan menjadi titik tolak untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat, pembangunan Banten, dan kemajuan Indonesia.

Ia juga mengapresiasi civitas akademika Untirta yang disebutnya telah menjaga tradisi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi. Menurut dia, usia 45 tahun menunjukkan bahwa Untirta telah menjadi bagian penting dari perkembangan pendidikan tinggi di Banten.

Dalam pandangannya, perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi tempat mencetak lulusan. Kampus, kata Lamhot, harus menjadi pusat pengetahuan, pusat inovasi, sekaligus mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menjawab persoalan pembangunan.

“Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi ruang untuk menghasilkan lulusan. Kampus harus menjadi pusat pengetahuan, pusat inovasi, sekaligus mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hubungan antara pendidikan tinggi dan pertumbuhan ekonomi tidak bisa dipisahkan. Kualitas pendidikan akan menentukan kualitas tenaga kerja, sementara kualitas tenaga kerja akan memengaruhi produktivitas dan daya saing ekonomi suatu daerah.

Fokus pada riset, inovasi, dan kewirausahaan

Lamhot berharap pengembangan Untirta ke depan semakin diarahkan pada penguatan riset, inovasi, kewirausahaan, teknologi, dan kolaborasi dengan dunia industri. Ia menilai hasil penelitian dan inovasi dari lingkungan kampus tidak seharusnya berhenti di ruang akademik.

Menurut dia, pengetahuan yang dihasilkan perguruan tinggi perlu diterjemahkan menjadi solusi yang dapat digunakan masyarakat dan dunia usaha. Dengan begitu, kampus dapat benar-benar menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan industri.

“Riset harus memiliki kebermanfaatan. Inovasi harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Dan pendidikan harus memiliki keterhubungan dengan realitas ekonomi yang dihadapi masyarakat,” kata Lamhot.

Ia juga menyoroti tantangan perguruan tinggi yang semakin kompleks, termasuk perkembangan kecerdasan artifisial, otomasi, ekonomi digital, perubahan struktur industri, serta kebutuhan terhadap pekerjaan berbasis pengetahuan. Karena itu, ia menilai Untirta perlu memperkuat ekosistem pembelajaran yang adaptif.

Lamhot mengatakan mahasiswa Untirta harus dipersiapkan bukan hanya untuk menghadapi dunia saat ini, tetapi juga perubahan di masa mendatang. Ia menyebut kemampuan berpikir kritis, kreativitas, teknologi, kewirausahaan, dan karakter harus berjalan bersama.

“Mahasiswa Untirta harus dipersiapkan bukan hanya untuk menghadapi dunia hari ini, tetapi juga dunia sepuluh atau dua puluh tahun ke depan. Karena itu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, teknologi, kewirausahaan, dan karakter harus berjalan bersama,” ujarnya.

Sinergi alumni dan pemangku kepentingan

Selain soal penguatan akademik, Lamhot juga menekankan pentingnya hubungan antara Untirta dan alumninya. Menurut dia, alumni merupakan bagian dari ekosistem perguruan tinggi yang dapat memberi kontribusi melalui pengalaman profesional, jejaring, mentoring, kerja sama, dan dukungan terhadap pengembangan kampus.

Sebagai Ketua IKA Untirta, ia menyebut organisasi alumni memiliki tanggung jawab untuk menjadi jembatan antara kampus dan dunia profesional. Ia berharap alumni tidak hanya hadir dalam acara seremonial, tetapi juga terlibat dalam pengembangan pendidikan, penelitian, kewirausahaan, jejaring industri, dan pengabdian kepada masyarakat.

Lamhot juga mendorong sinergi antara civitas akademika, alumni, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar semakin kuat. Menurut dia, kolaborasi dibutuhkan supaya perguruan tinggi tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Ia menegaskan ukuran keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya dari berkembangnya institusi, jumlah mahasiswa, atau banyaknya program studi. Yang lebih penting, kata dia, adalah besarnya kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat dan bangsa.

Dalam konteks Banten, Lamhot berharap Untirta dapat menjadi pusat pengembangan gagasan dan inovasi yang memperkuat daya saing daerah. Ia menyebut kampus itu diharapkan berkontribusi pada industri, ekonomi kreatif, UMKM, teknologi, lingkungan, hingga pengembangan masyarakat.

Ia juga berharap lulusan Untirta dapat menjadi bagian dari kekuatan ekonomi baru di Banten dan berdampak secara nasional. Menurut dia, lulusan tidak harus berorientasi menjadi pencari kerja semata, tetapi juga didorong menjadi pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan dan inovasi.

Lamhot menambahkan, IKA Untirta akan terus mendukung kemajuan almamater melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memungkinkan. Ia menilai kemajuan Untirta merupakan kepentingan bersama seluruh keluarga besar alumni.

“Sebagai alumni, tentu kami ingin melihat Untirta tumbuh menjadi perguruan tinggi yang semakin diperhitungkan. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kemajuan itu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” kata Lamhot.

Sumber: ANTARA

Penulis

Redaksi DPR

Redaksi DPR KabarDPR bertugas menyajikan pemberitaan seputar DPR RI, rapat komisi, sidang paripurna, legislasi, anggaran, fungsi pengawasan, serta aktivitas pimpinan dan anggota DPR. Setiap informasi disusun dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan, konteks kebijakan, dan kepentingan publik.