Korea Selatan dan Uni Eropa telah sepakat untuk bekerja sama dalam menghadapi ancaman dunia maya yang semakin kompleks, khususnya terkait pencurian aset kripto yang dilakukan oleh peretas Korea Utara. Kesepakatan tersebut ditandatangani setelah pertemuan bilateral di Seoul, dengan fokus utama pada peningkatan kerja sama dalam mengatasi kejahatan siber lintas negara. Langkah ini diambil untuk memperkuat kebijakan keamanan siber guna menjaga dunia maya tetap aman, terbuka, dan stabil. Analisis ancaman siber yang berkembang dilakukan untuk mengidentifikasi jenis ancaman yang ditimbulkan, termasuk pencurian mata uang kripto oleh Korea Utara, serta kesepakatan untuk bekerja sama secara erat dalam menanggapi ancaman tersebut. Pertemuan tersebut dipimpin oleh pejabat dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dan European External Action Service (EEAS), dan dihadiri oleh berbagai lembaga strategis, seperti Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan, Kantor Kejaksaan Agung, dan Komisi Eropa. Inisiatif ini merupakan langkah proaktif untuk memperkuat keamanan siber dan bekerja sama dalam mengatasi ancaman kejahatan cyber internasional.

