berita

Why CFD Rasuna Said Implementation Delayed to June 1st?

Pramono Anung Ungkap Alasan CFD Rasuna Said Baru Berlaku pada 1 Juni

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan alasan di balik keputusan mulai menerapkan Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada tanggal 1 Juni mendatang. Penjadwalan ini didasarkan pada progres penyelesaian fasilitas pendukung yang akan mendukung kegiatan CFD di lokasi tersebut.

Catatan Target Selesainya Fasilitas Pendukung

Pramono menyatakan harapannya agar tanggal 1 Juni nanti, fasilitas seperti pedestrian, trotoar, dan pohon-pohon di sekitar kawasan tersebut sudah selesai dibangun dan siap digunakan oleh masyarakat. “Kenapa kemudian 1 Juni? Karena mudah-mudahan 1 Juni nanti semua fasilitas sudah selesai, pedestrian, kemudian penanaman pohon-pohon dan sebagainya sudah selesai,” paparnya.

Rencana Jadwal dan Kesiapan Fasilitas

Menurut informasi yang diungkapkan, CFD Rasuna Said akan diadakan mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB. Jam operasional ini berbeda dengan CFD Sudirman-Thamrin yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB. Pramono menjelaskan bahwa waktu dimulainya CFD di Rasuna Said tepat pada pukul 05.30 sampai 09.00 agar kegiatan ibadah yang dimulai jam 10.00 pagi di kawasan tersebut tidak terganggu.

Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta meniadakan sementara pelaksanaan CFD di Jalan Rasuna Said akibat beberapa kendala yang ditemui pada pelaksanaan perdana pekan lalu. Sejumlah masalah seperti belum tersetupnya titik putar di sisi timur dan barat, belum adanya pembatas jalur TransJakarta, hingga parkir liar di sejumlah titik menjadi alasan penundaan tersebut.

Perbaikan Fasilitas dan Payung Hukum

Untuk mengatasi kendala yang muncul, Pemprov DKI Jakarta telah merencanakan program perbaikan fasilitas pendukung dan penyiapan payung hukum untuk melanjutkan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Rasuna Said. Tujuannya agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan lebih aman, nyaman, dan tertib.

Source link