berita

Warga Kulon Progo Bebas dari Virus Hanta

Hasil Laboratorium Menyatakan Suspek Virus Hanta Negatif

Jakarta, CNN Indonesia — Pada satu warga Kulon Progo, Yogyakarta, kasus suspek virus Hanta telah dinyatakan negatif oleh Dinas Kesehatan Kabupaten setempat. Hal ini berdasarkan hasil laboratorium yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Informasi Dari Kemenkes dan Imbauan Kesehatan

Kepala Dinkes Kulon Progo, Susilaningsih, mengungkapkan bahwa hasil laboratorium untuk kasus suspek virus Hanta tersebut sudah keluar dua hari yang lalu dengan hasil yang negatif.

“Ini informasi dari Kemenkes, Dinas Kesehatan DIY sudah klarifikasi ke pusat. Jadi di Kulon Progo tidak ada kasus pada manusia yang positif hantavirus,” kata Susilaningsih.

Meskipun hasilnya negatif, Susilaningsih tetap mengimbau kepada warga Kulon Progo untuk meningkatkan kesehatan mereka terutama terhadap potensi risiko penyakit zoonosis tersebut, terutama terhadap tikus yang dapat menjadi perantara penularan virus Hanta.

Pencegahan dan Rekomendasi Kesehatan

Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, terutama dalam menghadapi risiko dari tikus sebagai perantara virus Hanta. Susilaningsih menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta mencuci tangan dengan sabun untuk membunuh kuman dan bakteri yang mungkin terbawa.

“Selalu terapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan kebersihan di lingkungan agar tikus itu tidak masuk ke rumah, sehingga penularannya bisa dicegah. Kan penularan bisa lewat luka, kencingnya tikus, dan sebagainya,” katanya.

Perkembangan Kasus Virus Hanta

Pada tahun 2025, kasus virus Hanta pertama kali terdeteksi di Yogyakarta dengan enam orang terjangkit virus tersebut dari surveilans sentinel rutin. Enam pasien tersebut sembuh tanpa ada kasus kematian atau temuan kasus lainnya.

Sementara hingga awal tahun 2026, belum ditemukan laporan kasus positif virus Hanta dari sentinel rutin yang telah diperiksa di laboratorium.

Source link