Wakil Ketua DPR Dorong Pesantren untuk Bertransformasi Digital
Jakarta, CNN Indonesia — Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya transformasi digital di pondok pesantren di Indonesia. Menurutnya, pesantren harus menjadi lembaga yang adaptif dan ramah terhadap perkembangan teknologi informasi agar bisa menjawab tantangan zaman. Salah satu pesantren yang menjadi perhatian Cucun adalah Pondok Pesantren Al-Husaeni Cihelang.
Pesantren Harus Adaptif dengan Kemajuan Teknologi
Cucun menambahkan bahwa pesantren harus menjadi adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Hal ini penting mengingat kehadiran kecerdasan buatan (AI) dan konsep teknologi baru yang terus berkembang. Pesantren harus mendorong santri untuk tetap memiliki daya saing di masa depan.
“Bahwa pesantren sekarang harus sudah adaptif dengan perkembangan teknologi informasi. Saya ingin pesantren-pesantren itu sudah ramah dengan perkembangan teknologi informasi karena tantangan zaman ke depan. Sekarang sudah lahirnya AI, lahirnya sekarang berbagai konsep-konsep tentang teknologi yang harus diadaptif, diimbangi oleh para santri yang ada di pesantren,” ungkapnya.
Teknologi Tidak Mengurangi Nilai Tradisional Pesantren
Meskipun pesantren harus adaptif dengan perubahan teknologi, Cucun berharap agar nilai tradisional di pesantren tetap terjaga. Keberadaan teknologi informasi di pesantren diharapkan dapat memperkuat posisi santri di masa depan. Dengan penguasaan teknologi yang baik, santri diharapkan dapat menjadi sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi dinamika global.
Selain memberikan arahan kepada santri di Pondok Pesantren Al-Husaeni Cihelang, Cucun juga meninjau pasar murah untuk warga Desa Cihelang, Ciparay. Pasar murah tersebut diselenggarakan melalui kerja sama antara DPR dengan Bappanas, Badan Pangan Nasional.
Cucun berharap kehadiran pasar murah dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal pangan.


