Volvo EX90: SUV Listrik Premium dengan Teknologi Keselamatan Generasi Baru
Volvo Car Indonesia baru-baru ini mengumumkan peluncuran Volvo EX90 sebagai SUV listrik flagship terbaru. Ini menandai langkah maju Volvo dalam mewujudkan kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi canggih dan kenyamanan tingkat tinggi.
Performa dan Jarak Tempuh Unggulan
Salah satu keunggulan Volvo EX90 adalah baterai 111 kWh yang memungkinkan mobil ini berjalan hingga 600 kilometer sekali pengisian daya. Dilengkapi dengan teknologi DC fast charging hingga 250 kW, pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen hanya membutuhkan sekitar 30 menit.
SUV listrik premium ini hadir dalam dua varian: Twin Motor dan Twin Motor Performance. Varian Performance dapat menghasilkan tenaga hingga 510 horsepower, sementara varian standar memiliki tenaga sebesar 402 horsepower.
Desain rangkaian kursi tiga baris Volvo EX90 menawarkan kenyamanan maksimal, dengan kabin luas dan material berkualitas tinggi. Layar sentuh infotainment 14,5 inci dilengkapi dengan Google built-in untuk pengalaman pengemudi yang lebih modern.
Teknologi Keselamatan Canggih
Volvo EX90 dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan terbaru, seperti Collision Avoidance dengan Automatic Emergency Braking, Blind Spot Information System (BLIS) with Steer Assist, serta Cross Traffic Alert dengan Autobrake.
Selain itu, fitur-fitur seperti Pilot Assist dengan Lane Change Assist dan Driver Monitoring Alert hadir untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.
Fitur-fitur canggih lainnya termasuk curtain airbag, airbag samping, airbag lutut pengemudi, serta seatbelt dengan pre-tensioner dan load limiter di setiap baris kursi.
Dengan penghargaan World Luxury Car of the Year dari World Car Awards, Volvo EX90 membuktikan posisinya sebagai SUV listrik premium yang memenuhi standar internasional dalam hal desain, kenyamanan, dan performa.
Dengan penambahan Volvo EX90 ke lini kendaraan premium Volvo di Indonesia, perusahaan ini semakin mengokohkan posisinya dalam industri dan menegaskan komitmennya terhadap elektrifikasi global di masa depan.
