Ukraina Berencana Menguatkan Pertahanan dengan Pembelian Jet Tempur Rafale dari Prancis
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengumumkan bahwa Ukraina dan Prancis telah mencapai kesepakatan untuk Ukraina membeli pesawat jet tempur Rafale sebanyak 16 unit. Kesepakatan ini merupakan bagian dari rencana pengadaan total 100 unit pesawat jet tempur Rafale yang diumumkan sebelumnya pada November 2025.
Akuisisi Pesawat Rafale dan Sistem Pertahanan Udara
Selain pembelian pesawat jet tempur Rafale, Ukraina juga berkomitmen untuk membeli sistem senjata pertahanan udara SAMP/T-NG, kolaborasi antara Prancis dan Italia. Sebagai langkah awal, Ukraina akan menerima dua unit sistem rudal pertahanan udara SAMP/T varian awal untuk memperkuat pertahanan udara negara tersebut.
Dukungan Dana dari Uni Eropa
Program pengadaan sistem senjata ini akan didanai melalui Ukraine Support Loan Programme, sebuah program pinjaman dukungan untuk Ukraina yang didukung oleh negara-negara Uni Eropa. Ini merupakan bagian dari upaya Ukraina untuk meningkatkan pertahanan udaranya, terutama menghadapi potensi ancaman dari Rusia.
Ukraina juga sedang dalam proses mendapatkan persetujuan untuk memulai produksi beberapa jenis rudal di dalam negeri, termasuk rudal untuk sistem pertahanan udara yang saat ini digunakan oleh angkatan bersenjata Ukraina. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pertahanan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri.
