Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki berusia 17 tahun yang meninggal setelah terjatuh di jalur Aik Berik, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Korban yang bernama Ilmi Cahyadi berasal dari Dusun Lingkok Kudung, Desa Seteling, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, langsung diserahkan kepada keluarganya setelah proses evakuasi.
Koordinator Lapangan Tim Rescue SAR Mataram, I Gde Eka Suarjana, menjelaskan bahwa tim menerima laporan dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada Rabu pagi mengenai kejadian tersebut. Korban bersama rombongan mulai perjalanan pada Minggu pukul 06.00 WITA melalui jalur Seteling dan saat sampai di Gunung Kondo pada hari Senin pukul 09.00 WITA, temannya melihat korban jatuh ke jurang.
Setelah keluarga dan warga setempat melakukan evakuasi mandiri, Tim SAR diberangkatkan dengan perlengkapan yang lengkap seperti mountaineering, komunikasi, drone termal, peralatan medis, dan perlengkapan pendukung lainnya. Meskipun menghadapi kendala medan terjal dan jarak pandang terbatas, tim berhasil membawa korban ke pintu masuk jalur pendakian Aik Berik pada Rabu malam.
Suarjana pun memberikan himbauan kepada para pendaki agar tetap waspada saat mendaki gunung untuk mencegah kecelakaan serupa terulang di masa mendatang. Evakuasi ini melibatkan berbagai pihak seperti TNI, Polri, TNGR, Unit SAR Lombok Timur, Polhut, keluarga korban, dan warga setempat. Semoga dengan adanya peringatan ini, kesadaran akan keselamatan saat mendaki gunung semakin meningkat.

