Sunday, December 7, 2025
No menu items!
HomeberitaSiswa SMA 72 Belum Siap Tatap Muka: Dampak Trauma dan Luka

Siswa SMA 72 Belum Siap Tatap Muka: Dampak Trauma dan Luka

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengkonfirmasi bahwa proses pembelajaran di SMA 72 Jakarta telah kembali normal setelah insiden ledakan di sekolah tersebut. Meskipun demikian, masih terdapat siswa yang melakukan pembelajaran daring dikarenakan luka dan trauma yang mereka alami. Pramono menekankan pentingnya memastikan para siswa tidak terpengaruh oleh konten media sosial yang tidak sehat, sehingga Dinas Pendidikan sedang merumuskan langkah-langkah pencegahan terkait hal ini.

Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara terjadi saat salat Jumat di masjid sekolah tanpa menimbulkan korban jiwa, namun melukai sebanyak 96 orang. Meskipun ada dugaan awal terkait aktivitas terorisme, Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyatakan bahwa ledakan tersebut merupakan tindakan kriminal umum dan tidak terkait dengan terorisme.

Pramono Anung juga menegaskan perlunya upaya untuk memastikan keselamatan siswa dan menghindari dampak negatif dari konten media sosial yang merugikan. Langkah-langkah preventif sedang dirumuskan oleh Dinas Pendidikan agar siswa-siswa tidak terpapar oleh konten yang bisa memberikan inspirasi untuk melakukan tindakan berbahaya, seperti yang terjadi di SMA 72. Ini merupakan upaya untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan seluruh siswa di masa mendatang.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer