Samsung Display telah mengenalkan teknologi lapisan terbaru yang dikenal sebagai QuantumBlack untuk panel QD-OLED pada monitor terbaru mereka. Teknologi ini difokuskan pada mengatasi dua masalah umum yang sering dihadapi pengguna, yaitu pantulan layar dan ketahanan panel. Panel QD-OLED sendiri terkenal karena kemampuannya menghasilkan warna hitam yang sangat pekat karena setiap piksel dapat dimatikan secara individual. Namun, dalam kondisi sehari-hari, terutama di ruangan dengan pencahayaan terang, pantulan cahaya dari lingkungan sekitar sering membuat kontras tampak menurun.
Untuk mengatasi masalah tersebut, QuantumBlack diciptakan. Samsung Display mengklaim bahwa teknologi ini dapat mengurangi reflektansi cahaya hingga 20 persen dibandingkan dengan generasi film sebelumnya. Dampaknya terasa terutama pada adegan gelap, di mana detail bayangan menjadi lebih jelas dan tidak terganggu oleh pantulan cahaya.
Perubahan ini memiliki dampak yang signifikan pada monitor gaming, terutama dalam genre seperti FPS atau survival di mana visibilitas di area gelap sangat penting. Dengan tingkat pantulan yang lebih rendah, objek di latar gelap dapat terlihat lebih jelas, membantu pengguna untuk memahami situasi dengan lebih baik.
Tidak hanya pada aspek tampilan, QuantumBlack juga membawa peningkatan dari sisi fisik panel dengan tingkat kekerasan permukaan yang naik dari 2H ke 3H. Hal ini berarti layar menjadi lebih tahan terhadap goresan ringan, baik saat dibersihkan maupun dari kontak sehari-hari.
Menariknya, teknologi ini tidak hanya diadopsi oleh Samsung Display, namun juga sudah mulai muncul di berbagai merek monitor lainnya dengan nama yang berbeda. ASUS menamainya Black Shield, sementara Gigabyte dan MSI menggunakan istilah Obsidian Shield dan Dark Armor untuk menyoroti pengurangan pantulan layar.

