teknologi

Review Racikan Kencang dengan Intel Core Ultra: Solusi Terbaik

Review Racikan Kencang dengan Intel Core Ultra: Solusi Terbaik

Pasar laptop tipis dan ringan di Indonesia makin ramai, tetapi tidak semua perangkat di kelas ini benar-benar menawarkan performa yang sepadan. Banyak yang mengandalkan desain ramping, namun kompromi di tenaga masih terasa jelas. Di tengah situasi itu, Axioo mencoba mengambil jalur berbeda lewat Hype AI 5, laptop tipis dan ringan pertamanya yang dibekali prosesor Intel Core Ultra.

Yang membuatnya menarik bukan sekadar karena memakai chip terbaru, melainkan karena Axioo memilih seri H, kelas prosesor yang biasanya identik dengan performa lebih tinggi dibanding varian tipis-ringan pada umumnya. Artinya, perangkat ini tidak hanya diposisikan untuk mobilitas, tetapi juga untuk pengguna yang membutuhkan tenaga lebih besar dalam bodi yang tetap ringkas.

Axioo masuk ke kelas yang lebih serius

Kehadiran Intel Core Ultra di lini laptop tipis Axioo menjadi langkah penting bagi merek ini. Selama ini, laptop tipis sering dipilih karena praktis dibawa ke mana-mana, tetapi banyak model di kelas tersebut masih terbatas saat dipakai untuk pekerjaan yang lebih berat. Axioo mencoba mematahkan pola itu dengan menghadirkan Hype AI 5 yang tidak hanya tipis, tetapi juga membawa arsitektur prosesor yang lebih modern.

Intel Core Ultra sendiri menawarkan kombinasi yang lebih lengkap: CPU dengan arsitektur yang lebih canggih, grafis terintegrasi yang lebih kuat, serta NPU untuk mendukung komputasi AI offline. Dalam konteks penggunaan harian, ini berarti laptop tidak hanya diandalkan untuk tugas kantor atau browsing, tetapi juga lebih siap menangani beban kerja yang menuntut efisiensi dan respons yang lebih baik.

Menariknya, langkah Axioo ini juga memperlihatkan upaya untuk menghadirkan spesifikasi yang biasanya ada di kelas lebih tinggi ke segmen harga yang masih relatif terjangkau. Di titik ini, Hype AI 5 bukan sekadar laptop tipis biasa, melainkan upaya serius untuk memberi alternatif yang lebih rasional bagi pengguna yang ingin performa tanpa harus masuk ke harga premium.

Spesifikasi yang tidak sekadar formalitas

Di atas kertas, Axioo Hype AI 5 membawa konfigurasi yang cukup meyakinkan. Laptop ini menggunakan Intel Core Ultra 5 125H, dipadukan dengan Intel Arc Graphics yang memiliki 7 Xe-cores. Untuk kebutuhan pemrosesan berbasis AI, tersedia Intel AI Boost dengan kemampuan hingga 11 TOPS.

Bagian memori juga patut dicatat. Laptop ini dibekali RAM 8 GB DDR5 4800 MHz single channel dan yang lebih penting, RAM-nya bisa di-upgrade karena memakai DDR5 SO-DIMM. Bagi banyak pengguna, ini menjadi nilai tambah karena laptop tipis sering kali tidak memberi ruang upgrade sama sekali. Sementara itu, penyimpanan internalnya menggunakan SSD M.2 NVMe PCIe Gen 3 x4 berkapasitas 256 GB.

Untuk konektivitas, Axioo menyematkan modul Intel yang mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2. Sementara itu, kapasitas baterai dan sistem operasinya masih belum diumumkan. Meski begitu, dari komposisi hardware yang dibawa, jelas bahwa Axioo menargetkan pengguna yang ingin perangkat tipis tetapi tidak mau kehilangan fleksibilitas.

Harga, nilai jual, dan perlindungan tambahan

Salah satu daya tarik utama Hype AI 5 ada pada posisinya di pasar. Dengan spesifikasi prosesor yang tergolong tinggi untuk kelas laptop tipis, harga yang ditawarkan masih disebut relatif terjangkau. Inilah yang membuat perangkat ini menonjol: ia mencoba menjembatani kebutuhan performa dan mobilitas tanpa membawa beban biaya yang terlalu besar.

Axioo juga menambahkan nilai lebih lewat ADP yang disebut dapat meng-cover kehilangan akibat pencurian. Fitur ini bukan hal yang selalu hadir di laptop sekelasnya, sehingga menjadi pembeda yang cukup relevan bagi pengguna yang sering berpindah tempat atau membawa perangkat dalam aktivitas harian yang padat.

Jika dilihat dari keseluruhan paketnya, Axioo Hype AI 5 menawarkan kombinasi yang jarang ditemui di segmen ini: desain tipis, prosesor Intel Core Ultra seri H, grafis terintegrasi yang lebih mumpuni, RAM yang masih bisa di-upgrade, serta harga yang tidak melompat terlalu tinggi. Berdasarkan informasi yang dibagikan Axioo, perangkat ini memang diarahkan untuk pengguna yang menginginkan laptop ringan, tetapi tetap ingin rasa kerja yang lebih cepat dan lebih siap untuk kebutuhan modern.

Dengan pendekatan seperti ini, Axioo tampaknya tidak sekadar ikut tren laptop AI, melainkan mencoba memberi alasan konkret kenapa sebuah laptop tipis masih bisa dianggap masuk akal untuk dipilih. Dan dari semua yang sudah diumumkan sejauh ini, Hype AI 5 terlihat sebagai salah satu langkah paling menarik Axioo di kelas laptop ringkas.

Atribusi sumber: informasi spesifikasi dan fitur perangkat merujuk pada pengumuman resmi Axioo.