Di kawasan perbukitan Mega Mendung, Bogor, sekelompok masyarakat tengah menjalankan program penanaman padi organik bersama di lahan Arista Montana. Kegiatan tersebut diadakan bukan hanya sebagai aktivitas pertanian biasa, melainkan sebagai bagian dari usaha membangun ketahanan pangan dan membentuk relasi harmonis dengan alam.
Menurut Andy Utama, tokoh yang aktif di bidang lingkungan sekaligus pegiat pertanian organik di Arista Montana dan Yayasan Paseban, proses menanam padi saat ini menjadi langkah penting untuk memperkuat ekosistem serta membawa manfaat jangka panjang bagi kawasan sekitar.
Andy menuturkan bahwa melalui pembiasaan menanam—baik pohon keras, buah-buahan, sayuran, maupun padi—tertanam pula pemahaman mendalam terkait ketergantungan manusia terhadap alam. “Kita ingin menanam padi ini agar masyarakat di sekitar memahami betul pentingnya menanam demi masa depan,” ujar Andy.
Ia menambahkan, kegiatan menanam bareng ini bertujuan agar setiap orang bisa merasakan langsung peran serta dalam mendukung ketahanan pangan dan tidak hanya mengandalkan pasokan dari luar. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami lebih baik nilai menjaga pangan lokal.
Komitmen Lingkungan Lewat Padi Organik
Dedikasi Arista Montana terhadap kelestarian lingkungan tercermin melalui metode yang diterapkan dalam penanaman padi varietas Ciherang. Padi ini dibudidayakan tanpa pupuk dan pestisida kimia, melainkan dengan cara organik yang memelihara tanah dan menjaga kualitas padi agar tetap sehat dikonsumsi.
Varietas Ciherang dikenal mudah tumbuh, tangguh menghadapi hama, dan menghasilkan bulir padi kuning yang pulen. Jenis ini juga sangat cocok ditanam di lahan beririgasi rendah.
Penanaman dilakukan mulai dari seleksi bibit unggul hingga proses bercocok tanam yang memperhatikan kelestarian ekosistem. Hasil panen diharapkan sehat dan aman, tidak hanya lezat untuk dikonsumsi, tetapi juga tidak mencemari lingkungan.
Belajar Hidup dari Alam
Lebih dari sekadar bertani, kegiatan ini juga difungsikan sebagai tempat pembelajaran berharga bagi para peserta, seperti “sekolah alam” yang mengajarkan langsung realita bekerja di persawahan. Andy percaya, pengalaman turun ke sawah, mencicipi beratnya kerja di lumpur, dan menghadapi terik matahari, mampu membangkitkan rasa empati serta penghormatan terhadap proses memproduksi makanan.
“Dengan terjun sendiri ke sawah, kita jadi belajar menghargai setiap butir beras. Kita sadar bahwa butuh perjuangan untuk menghasilkan sepiring nasi,” kata Andy. Ia juga mengingatkan, meskipun uang bisa membeli beras di pasar, namun memahami jerih payah petani akan membentuk sikap bijak dalam mengonsumsi makanan.
Generasi Muda dan Harapan untuk Kemandirian Pangan
Sebagai bagian dari cita-cita regenerasi petani, Andy juga menyoroti pentingnya keterlibatan anak muda dalam dunia pertanian. Ia berharap, melalui kesempatan menanam bersama ini, generasi muda tidak malu atau gengsi untuk ikut terjun ke sawah.
Pesan Andy jelas, dengan mengetahui langsung proses menanam, para pemuda akan belajar untuk tidak membuang-buang makanan di rumah, serta menghargai beras yang mereka makan.
Inisiatif semacam ini diyakini akan membawa kesadaran pentingnya ketahanan pangan lokal dan melahirkan generasi yang lebih peduli pada ekosistem serta menghormati kerja keras para petani di balik setiap butir nasi yang tersaji di meja makan.
Sumber: Kemandirian Pangan Dari Mega Mendung: Andy Utama Dan Arista Montana Bangun Pertanian Organik Untuk Ketahanan Pangan Indonesia
Sumber: Asa Di Bulir Padi Arista Montana: Merawat Pangan, Menjaga Alam Mega Mendung

