Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi sorotan utama di dunia otomotif, tetapi booth Suzuki menarik perhatian dengan membawa divisi Suzuki 2W (two wheels) dan Suzuki Marine. Lebih dari sekadar tambahan, keduanya menunjukkan bagaimana Suzuki mengembangkan mesin dengan filosofi efisiensi dan kontrol presisi. Di tengah tren mobil listrik dan layar besar, Suzuki fokus pada performa dan efisiensi mesin serta teknologi kontrolnya.
Pengunjung yang tertarik dengan sisi teknis otomotif dapat menikmati area Suzuki 2W dan Marine yang memberikan pengalaman edukatif dan spesifik. Suzuki 2W menampilkan model populer seperti V-Strom 250 SX, GSX-R 150, dan Burgman Street 125EX dengan detail rekayasa yang dipamerkan melalui engine cutaway dan panel edukasi. V-Strom 250 SX, misalnya, menunjukkan bagaimana mesin silinder tunggal tetap efisien dengan konfigurasi SOHC 249 cc dan radiator kompak.
Sementara GSX-R150 menampilkan konfigurasi DOHC 147,3 cc dengan pola injeksi yang membantu efisiensi pembakaran, Burgman Street 125EX menjadi sorotan dengan teknologi modern seperti Engine Auto Stop-Start (EASS) dan desain ruang bakar yang disempurnakan. Selain itu, booth Suzuki 2W juga menyediakan sesi edukasi langka seperti simulasi digital mapping ECU dan pembacaan parameter AFR secara real-time.
Di sisi lain, Suzuki Marine membawa teknologi propulsi laut yang terlihat hanya di dunia boating. Melalui outboard DF350A dengan sistem dual contra-rotating propeller, Suzuki mengoptimalkan thrust dan stabilitas kapal. Suzuki juga menampilkan DF115BG dengan electronic throttle dan shift serta Lean Burn Control System untuk efisiensi bahan bakar.
Dengan kehadiran Suzuki 2W dan Suzuki Marine, booth Suzuki di IIMS 2026 menegaskan pesan bahwa Suzuki tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga sistem engineering yang teruji mulai dari mesin kecil hingga propulsi laut berdaya besar. Dalam pameran yang menonjolkan desain dan fitur digital, Suzuki memberikan penekanan pada inovasi otomotif melalui performa mesin dan efisiensi energi yang fundamental.

