Monday, February 16, 2026
No menu items!
HomecryptoPotret Kenaikan Percakapan Kripto di Indonesia 2025

Potret Kenaikan Percakapan Kripto di Indonesia 2025

Pada tahun 2025, minat publik terhadap aset kripto, Web3, dan blockchain di Indonesia terus meningkat meskipun volume perdagangan kripto menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan Indonesia’s Crypto Outlook 2026 dari Dataxet Sonar, percakapan tentang kripto di media sosial meningkat sebesar 29,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Total engagement percakapan kripto mencapai 217,7 juta, sementara blockchain dan Web3 juga mendapatkan perhatian dengan masing-masing 3,2 juta dan 1,5 juta engagement.

Menurut Head of Insights Dataxet Sonar, Prasetyo Katon, tren peningkatan dalam percakapan ini menunjukkan minat yang kuat dari publik terhadap aset digital. Namun, data transaksi mengungkapkan fakta yang berbeda dengan nilai transaksi aset kripto turun menjadi Rp 482,23 triliun pada tahun 2025 dari Rp 650,61 triliun pada tahun sebelumnya. Meskipun jumlah investor kripto nasional mencapai 20,19 juta, penurunan nilai transaksi menunjukkan adanya ketimpangan antara minat publik dan aktivitas transaksi.

Salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan transaksi adalah biaya transaksi yang belum efisien sepenuhnya, mendorong sebagian pelaku pasar untuk mencari platform perdagangan di luar negeri. Hal ini juga menimbulkan potensi capital outflow dan menunjukkan perlunya optimasi untuk meningkatkan kompetisi industri aset kripto di Indonesia.

Sebagai tanggapan, CFX sebagai bursa berjangka aset kripto berencana menurunkan biaya transaksi bagi Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) mulai 1 Maret 2026. Dengan menurunkan biaya transaksi bursa dari 0,04% menjadi 0,02%, CFX berharap dapat meningkatkan likuiditas dan aktivitas perdagangan dalam negeri melalui ekosistemnya.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer