Playtika, pengembang game mobile di balik Bingo Blitz dan World Series of Poker, telah mengumumkan rencana untuk melakukan PHK massal sepanjang tahun 2026. Informasi ini diungkapkan melalui dokumen resmi yang diajukan ke Komisi Keamanan dan Bursa SEC pada hari Rabu sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan secara besar-besaran. Dalam dokumen pengajuan tersebut, Playtika menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk menyesuaikan struktur biaya dan mengalokasikan sumber daya di portofolio game mereka. Sekitar 15% dari tenaga kerja global perusahaan, sekitar 450-500 karyawan dari total lebih dari 3.000 karyawan di seluruh dunia, akan terdampak oleh keputusan ini.
CEO Robert Antokol juga mengirimkan email internal kepada karyawan, menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil dengan mudah dan merupakan langkah penting untuk tetap kompetitif di pasar game mobile yang semakin ketat. Playtika berencana untuk beralih ke tim yang lebih ramping dengan dukungan AI dan otomatisasi, mengakhiri operasi yang bergantung pada jumlah karyawan besar. Bagi karyawan yang terkena PHK, perusahaan menjanjikan paket pesangon dan dukungan transisi sebagai bentuk komitmen terhadap mereka.
Keputusan ini menambah daftar perusahaan game global yang melakukan efisiensi tenaga kerja dan beralih ke tim yang lebih ramping dengan didukung oleh otomatisasi berbasis AI. Krafton adalah salah satu perusahaan yang sebelumnya telah mengambil langkah serupa. Apa pendapat Anda tentang keputusan Playtika ini?

