Kasus perundungan di dunia pendidikan sering terjadi dan dapat berujung maut. Banyak korban dari berbagai jenjang pendidikan mengalami kekerasan fisik dan psikologis dari teman-teman mereka. Sejumlah kasus perundungan yang berujung maut telah terekam sejak tahun 2023, mulai dari siswa SD hingga tingkat universitas. Contohnya, Ibrahim Hamdi (8) alias Baim, siswa SD di Kota Medan meninggal setelah diduga menjadi korban perundungan oleh lima kakak kelasnya. Selain itu, kasus perundungan juga terjadi di beberapa wilayah lain seperti Tambun Selatan, Subang, Lamongan, dan Tangerang Selatan. Bahkan, kasus perundungan juga terjadi di lingkungan universitas seperti yang dialami oleh Aulia Risma Lestari dari PPDS Universitas Diponegoro. Kasus-kasus ini menunjukkan betapa seriusnya masalah perundungan di dunia pendidikan dan perlunya tindakan preventif yang lebih efektif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Oleh karena itu, penting bagi pihak terkait untuk mengambil langkah-langkah yang konkret dalam menangani masalah perundungan ini guna melindungi para pelajar dari ancaman yang serius.

