berita

Penyandang Disabilitas Ikut Demo Surabaya: Tantangan Lapangan Kerja

Pedagang Kopi Disabilitas Sampaikan Keluhan di Demonstrasi Surabaya

Seorang pedagang kopi keliling bernama Aan, yang juga penyandang disabilitas, turut serta dalam aksi demonstrasi mahasiswa di Surabaya. Pada Rabu (17/6), di depan Gedung Negara Grahadi, Aan memberikan orasi untuk menyampaikan keluh kesahnya.

Keluhan dan Tuntutan Aan

Dalam orasinya, Aan menekankan bahwa pentingnya ketersediaan lapangan kerja bagi kaum difabel, dibandingkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak mendesak. Ia menyuarakan keprihatinannya atas diskriminasi yang masih dialami oleh pekerja difabel, seperti PHK yang baru-baru ini menimpa salah seorang temannya.

Aan menyoroti kondisi di mana banyak penyandang disabilitas yang menganggur akibat kebijakan efisiensi perusahaan. Ia menegaskan perlunya perhatian serius dari pemerintah, baik di level pusat maupun daerah, terhadap masalah lapangan kerja bagi kaum difabel.

Selain itu, Aan juga tidak ragu untuk mengkritik Presiden Prabowo Subianto, menyebut bahwa selama ini Prabowo lebih menonjolkan gimmick dalam pidatonya daripada menyelesaikan masalah nyata yang dihadapi rakyat.

Protes Mahasiswa di Surabaya

Seiring dengan orasi Aan, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya turut melakukan demonstrasi di Jalan Gubernur Suryo. Mereka mengungkapkan ketidakpuasan terhadap beberapa kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat.

Para mahasiswa membawa poster dan spanduk sebagai bentuk protes, sambil mengkritik kondisi demokrasi di Indonesia yang dinilai semakin terancam. Mereka juga menyoroti peran aparat yang lebih fokus pada program MBG daripada menjalankan tugas pokok mereka.

Salah satu poin tuntutan utama dari BEM Unair adalah tuntutan untuk memperkuat integritas KPK, menghentikan budaya antikritik, mengusut kasus korupsi terkait program MBG, dan mengembalikan peran militer sesuai dengan fungsi aslinya. Selain itu, mereka juga menuntut agar tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan buruh diperlakukan dengan lebih adil.

Source link