teknologi

Penurunan Pengiriman SoC Smartphone Global: Tren 7% di 2026

Counterpoint baru-baru ini merilis hasil analisisnya yang mencatat bahwa pasar System-on-Chip (SoC) global diperkirakan akan mengalami penurunan pengiriman hingga 7% year-on-year (YoY) pada tahun 2026. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya adalah kenaikan harga memori yang menyebabkan semakin sedikitnya stok yang tersedia dan perubahan tren pasar yang lebih memperhatikan pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Penurunan pengiriman SoC diprediksi akan berdampak signifikan terutama pada ponsel pintar dengan harga di bawah $150. Pabrik semikonduktor dan pemasok memori kemungkinan akan lebih memprioritaskan produksi dengan margin tinggi, terutama High Bandwidth Memory (HBM) untuk kebutuhan pusat data, sehingga menyebabkan kendala pasokan dan biaya komponen yang lebih tinggi. Namun, produsen besar seperti Samsung, Google, Huawei, dan Xiaomi yang mengembangkan SoC mereka sendiri diharapkan lebih siap menghadapi tantangan ini.

Meskipun terjadi penurunan, pertumbuhan pendapatan dalam industri ini diperkirakan akan tetap kuat, berkat tren premiumisasi yang terus berlanjut. Namun, proses pemulihan kemungkinan tidak akan terjadi dalam jangka pendek hingga tahun 2027, dengan para produsen peralihan strategi bisnis mereka untuk merampingkan portofolio produk mereka.

Selain itu, pasar teknologi SoC smartphone mulai memasuki fase fabrikasi 3nm ke 2nm. Samsung Exynos 2600 diproyeksikan sebagai SoC pertama dengan proses 2nm, diikuti oleh pemain SoC premium lainnya. Perkembangan ini diharapkan akan menguntungkan Apple dan Qualcomm dalam kategori premium, sementara MediaTek berencana untuk meningkatkan kehadirannya di segmen Android untuk meningkatkan persaingan. Samsung juga diharapkan perlahan-lahan memperluas adopsi premiumnya sejalan dengan transisi SoC ke proses 2nm di seri Galaxy S26.

Source link