Jenazah Reno Syahputra Dewo (24), seorang demonstran yang ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka, tiba di rumah duka di Jalan Kampung Malang Utara, Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu malam. Keluarga dan kerabat Reno disambut dengan isak tangis saat peti jenazahnya turun dari ambulans. Peristiwa tersebut terjadi setelah warga setempat mengarahkan ambulans menuju gang rumah keluarganya.
Isak tangis pecah ketika peti jenazah Reno diletakkan di dalam rumahnya. Keluarga dan kerabatnya kemudian dilibatkan dalam prosesi penyerahan jenazah oleh aparat kepolisian. Sebelumnya, terdapat dua kerangka manusia yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan tidak dapat diidentifikasi di Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat pada Kamis. Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi dan diolah lebih lanjut di RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik dan tes DNA.
Hasil tes DNA kemudian mengungkap bahwa dua kerangka tersebut adalah milik Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, dua korban yang hilang setelah demonstrasi akhir Agustus. Identifikasi dilakukan berdasarkan data antemortem dan post mortem, serta data kesehatan sebelum kematian. Semua informasi tersebut diungkapkan dalam konferensi pers oleh pihak kepolisian.

