Polisi mengungkapkan hubungan antara saksi kunci dengan ayah tiri dari Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar. Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, saksi kunci tersebut, berinisial G, dan Alex adalah teman baik. Hubungan baik ini membuat Alex meminta bantuan G untuk suatu hal.
Alex meminta G untuk membantu membuang kantong plastik yang ternyata berisi jasad Alvaro. Meskipun Alex memberitahu G bahwa kantong plastik itu berisi bangkai anjing. Informasi dari saksi G ini menjadi pencerahan bagi kepolisian dalam mengungkap kasus penculikan Alvaro, yang menghilang sejak 6 Maret.
Alvaro izin untuk pergi melaksanakan shalat Maghrib di masjid dekat rumahnya, tetapi tidak kembali setelah shalat. Pencarian dilakukan oleh keluarga dan teman-temannya tanpa hasil, hingga delapan bulan kemudian Alvaro ditemukan meninggal dunia. Polisi menangkap ayah tirinya, Alex Iskandar, yang kemudian mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Keterangan saksi kunci dan peristiwa seputar kasus Alvaro ini memberikan gambaran lebih jelas mengenai pengungkapan kasus ini. Semua informasi ini membantu polisi dalam mengungkap kebenaran di balik peristiwa tragis ini.

