Saturday, December 6, 2025
No menu items!
HomecryptoPencucian Uang Menggunakan Kripto: Fenomena yang Meningkat

Pencucian Uang Menggunakan Kripto: Fenomena yang Meningkat

Pemerintah China telah lama berusaha menegakkan kontrol modal yang ketat, namun para pencuci uang di negara tersebut terus mencari cara untuk menghindari pembatasan tersebut. Salah satu strategi yang mereka gunakan adalah dengan memanfaatkan bitcoin dan kripto lainnya.

Menurut peneliti senior di Centre for Finance and Security, Royal Services Institute, Kathryn Westmore, kripto telah menjadi bagian penting dalam model bisnis pencucian uang di China. Meskipun China secara resmi menentang aset digital, banyak organisasi pencucian uang di China mulai mengintegrasikan kripto dalam operasi mereka, menggunakan bitcoin atau stablecoin seperti Tether USDT sebagai bentuk imbalan atas uang kotor yang mereka terima.

Meskipun China telah berupaya keras untuk melarang penggunaan bitcoin dan kripto lainnya, aset virtual ini tetap digunakan oleh individu di China untuk mentransfer kekayaan mereka ke luar negeri. Tidak hanya itu, kejahatan kripto juga terus meningkat dengan kerugian investor mencapai lebih dari USD 2,3 miliar pada tahun 2025.

Menurut Chainalysis, penipuan kripto juga semakin meningkat, dengan kerugian hingga USD 4 miliar pada tahun 2024. Kelompok pencucian uang di China diketahui menjadi pencuci uang utama bagi kejahatan terorganisir di Barat, yang mencakup penggunaan mata uang kripto untuk mentransfer dana dari AS ke portofolio luar negeri bagi klien-klien kaya China. Itulah gambaran tentang bagaimana pencuci uang di China terus menggunakan kripto untuk melanggar aturan dan memperkaya diri sendiri.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer