Sungai Cisadane di wilayah Tangerang Raya mengalami pencemaran akibat kebakaran pabrik pestisida di Tangerang Selatan pada 9 Februari lalu. Pencemaran ini menyebabkan sejumlah ikan mati dan berbau tajam, yang mirip dengan bau solar menurut laporan warga setempat. Roni, seorang warga Kota Tangerang, mengungkapkan bahwa sebelum adanya larangan konsumsi ikan dari Sungai Cisadane, ia sempat menyantap ikan hasil tangkapan. Namun, setelah imbauan larangan tersebut dikeluarkan, ia merasakan bau yang tak sedap pada ikan yang telah dimasak. Meski telah mengonsumsi ikan yang tercemar tersebut, Roni mengaku tidak merasakan efek kesehatan yang signifikan hingga saat ini.
Pabrik pestisida di Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan, mengalami kebakaran pada 9 Januari yang diduga menjadi penyebab dari pencemaran Sungai Cisadane. Warna dan bau air sungai berubah drastis, serta banyak ikan yang ditemukan mati setelah kejadian tersebut. Ikan-ikan ini diyakini mati karena terpapar zat pestisida berbahaya. Semua peristiwa ini menciptakan dampak serius bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mematuhi imbauan dari pihak berwenang terkait konsumsi ikan yang berasal dari Sungai Cisadane.

