Pebalap Honda MotoGP turun langsung ke Bali untuk pengalaman yang berbeda dari biasanya. Setelah putaran di Thailand, Joan Mir dan Luca Marini dari tim Honda HRC Castrol menghabiskan waktu di Bali sebelum GP Brasil. Mereka tidak hanya melakukan kunjungan seremonial, tetapi juga berinteraksi dengan budaya lokal dan komunitas sepeda motor Honda. Acara ini dirancang untuk memperkuat ekosistem Honda di Indonesia dengan pendekatan yang lebih dalam.
Hari pertama di Bali dimulai dengan pembelajaran Tari Kecak bersama penari lokal. Berbeda dengan aktivitas balapan, Tari Kecak mengajarkan konsistensi tempo dan koordinasi, mirip dengan kerja tim di MotoGP. Mir dan Marini aktif terlibat dalam belajar tarian ini, menciptakan hubungan emosional antara mereka dan budaya lokal.
Hari kedua berlanjut dengan kunjungan ke Banjar Kaja Sesetan untuk melihat pembuatan Ogoh-ogoh jelang Nyepi. Mereka bahkan membantu proses pembuatan patung raksasa ini, menunjukkan kesamaan dengan pengembangan motor balap dalam hal struktur dan detail.
Selain aktivitas budaya, para pebalap juga melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat setempat. Dan highlight dari kunjungan ini adalah pertemuan dengan 100 anggota komunitas Honda Bali, di mana mereka berbagi pengalaman balap dan strategi kompetisi.
Dengan kehadiran mereka di Bali, Honda ingin menunjukkan bahwa performa tinggi masih berakar pada kebersamaan. Keseluruhan acara ini tidak hanya sebagai promosi, tetapi juga untuk membangun relasi yang autentik, menyentuh budaya lokal, dan menguatkan ekosistem komunitas Honda.

