Saturday, December 6, 2025
No menu items!
HomecryptoOperator ATM Bitcoin Pertimbangkan Penjualan Usai CEO Dituduh Pencucian Uang

Operator ATM Bitcoin Pertimbangkan Penjualan Usai CEO Dituduh Pencucian Uang

Operator ATM bitcoin yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, Crypto Dispensers atau Virtual Assets LLC, sedang mempertimbangkan untuk menjual bisnis mereka senilai sekitar USD 100 juta atau Rp 1,67 triliun (dengan kurs dolar AS sekitar 16.726). Langkah ini diambil setelah mereka dihadapkan pada tuduhan pencucian uang.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat baru-baru ini mengajukan tuntutan terhadap perusahaan tersebut serta pendiri dan CEO-nya, Firas Isa, atas dugaan pencucian uang senilai USD 10 juta atau Rp 167,26 miliar. Berdasarkan laporan dari Yahoo Finance, pengumuman mengenai potensi penjualan ini muncul hanya beberapa hari setelah kasus tersebut terungkap.

Isa dan perusahaannya, Crypto Dispensers, mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Namun, jaksa penuntut menyatakan bahwa mereka menerima dana dari korban dan penjahat melalui ATM Bitcoin, meskipun telah ada prosedur “know-your-customer” (KYC) untuk mencegah hal tersebut. Para jaksa mengklaim bahwa Isa telah menukar dana ilegal tersebut menjadi mata uang kripto dan mentransfernya ke dompet lain.

Jika terbukti bersalah, Isa dan perusahaannya dapat menghadapi penyitaan aset, termasuk properti yang terlibat dalam kasus ini. Selain itu, pemerintah juga berhak mengupayakan aset pengganti jika diperlukan. Crypto Dispensers mengungkapkan bahwa mereka sedang mengevaluasi potensi penjualan senilai USD 100 juta dan telah merekrut penasihat untuk mendukung proses tersebut seiring dengan perkembangan terbaru di pasar aset digital dan konversi tunai ke kripto.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer