Ramadan kerap identik dengan berbagi, dan OLX Indonesia memilih jalur yang tak biasa untuk menghidupkan semangat itu di ruang digital. Lewat kampanye #DealBikinBerkah untuk Ramadan 2026, platform jual beli daring tersebut mendorong pengguna untuk melepas barang layak pakai secara gratis melalui Kategori Barang Gratis.
Alih-alih sekadar menjadi etalase transaksi, fitur ini dibuat agar barang yang masih berguna tidak berhenti di gudang atau terbuang percuma. Pengguna dapat mengunggah barang tanpa biaya, sementara calon penerima bisa langsung menghubungi pengunggah untuk mengambil barang tersebut. Skema ini menempatkan teknologi sebagai jembatan antara kebutuhan, kepedulian, dan efisiensi distribusi barang.
Barang Layak Pakai Dibagikan Tanpa Biaya
Dalam penjelasannya, Direktur OLX Agung Iskandar menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk memanfaatkan teknologi secara lebih relevan bagi masyarakat. Menurut dia, OLX ingin memperpanjang siklus hidup barang, mengurangi limbah, sekaligus memberi manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh pengguna.
Kategori Barang Gratis bekerja dengan dukungan tagging dan filter lokasi. Fitur ini membantu calon penerima menemukan barang di sekitar mereka tanpa harus terbebani ongkos logistik tambahan. Dengan cara itu, proses berbagi menjadi lebih sederhana, cepat, dan tetap praktis bagi kedua belah pihak.
Jenis barang yang bisa diunggah juga cukup beragam. Dari gadget, perlengkapan bayi, perlengkapan rumah tangga, kebutuhan hobi, hingga perlengkapan kantor dan industri, semuanya dapat masuk ke kategori ini selama masih layak digunakan. Pendekatan ini membuat program tidak hanya relevan untuk pengguna individu, tetapi juga lebih luas dalam menjangkau kebutuhan sehari-hari.
Ramadan, Teknologi, dan Ekonomi Sirkular
Yang menarik, OLX tidak hanya menempatkan program ini sebagai fitur tambahan, melainkan sebagai bagian dari dorongan menuju pola konsumsi yang lebih sirkular. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap pengurangan limbah, Kategori Barang Gratis hadir sebagai contoh bagaimana platform digital bisa ikut mengalirkan barang ke tangan yang lebih membutuhkan tanpa harus selalu melalui skema jual beli.
Dalam konteks Ramadan, pendekatan ini terasa semakin dekat dengan nilai berbagi yang selama ini melekat pada bulan suci. Jika sedekah identik dengan pemberian yang langsung, maka program ini memperluas maknanya ke ranah digital: barang yang masih berguna bisa berpindah tangan dan memberi manfaat baru, tanpa menambah beban biaya bagi penerima.
Model seperti ini juga memperlihatkan bagaimana marketplace bisa bergerak melampaui fungsi transaksi. OLX memosisikan kategori non-komersial bukan sebagai pelengkap semata, tetapi sebagai ruang interaksi yang punya nilai sosial. Di saat yang sama, langkah ini turut memperkuat traffic pada kategori non-komersial dan mendorong retensi pengguna lewat keterlibatan yang lebih bermakna.
Gamifikasi dan Kolaborasi untuk Dorong Partisipasi
Agar partisipasi pengguna lebih aktif, program #DealBikinBerkah juga dibungkus dengan elemen gamifikasi. Pengguna yang mengunggah barang gratis dalam jumlah terbanyak berkesempatan memperoleh hadiah menarik. Cara ini memberi insentif tambahan tanpa mengubah tujuan utama program, yakni memperluas praktik berbagi barang layak pakai selama Ramadan.
OLX juga melibatkan influencer untuk membantu memperkenalkan kategori Barang Gratis kepada audiens yang lebih luas. Kehadiran mereka diharapkan dapat mempercepat penyebaran kampanye dan mendorong lebih banyak orang ikut serta dalam gerakan berbagi ini.
Program #DealBikinBerkah dijadwalkan berlangsung hingga 10 Maret 2026. Selama periode itu, semakin banyak pengguna yang membagikan barang gratis, semakin besar pula peluang mereka meraih hadiah yang disiapkan, sekaligus ikut menghidupkan ekosistem berbagi yang ingin dibangun OLX Indonesia selama Ramadan.
Informasi mengenai kampanye ini disampaikan OLX Indonesia melalui keterangan resminya.
