Dana masuk ke emas ketimbang pasar kripto dikaitkan dengan meningkatnya risiko geopolitik dan ketidakpastian fiskal Amerika Serikat (AS). Hal ini terlihat dari pergerakan bitcoin (BTC) yang stagnan sementara harga emas mencapai level psikologis USD 5.000 per troy ounce. Data terbaru menunjukkan bahwa harga bitcoin naik 0,30% dalam 24 jam terakhir, namun mengalami penurunan 3,43% selama seminggu terakhir. Di sisi lain, Ethereum (ETH) naik 0,73% dalam 24 jam terakhir dengan harga USD 2.903 per troy ounce. Kapitalisasi pasar kripto juga mengalami kenaikan menjadi USD 2,98 triliun dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu, harga emas telah melampaui level psikologis USD 5.000 per troy ounce, didorong oleh aksi borong bank sentral, ketegangan geopolitik, dan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Dalam setahun terakhir, harga emas bahkan naik hingga 83%. Namun, bitcoin masih tetap bergerak sideways di kisaran USD 87.000-USD 88.000. Menurut analis, bitcoin mengalami penurunan sebesar 17% dibanding tahun sebelumnya dan koreksi sebesar 30% dari puncaknya pada Oktober USD 126.000.
Sebagai disclaimer, keputusan investasi ada di tangan pembaca. Sebaiknya melakukan analisis mendalam sebelum membeli atau menjual kripto. Liputan6.com tidak mengambil tanggung jawab atas keputusan investasi yang diambil serta konsekuensinya.

