crypto

Lydian Meluncurkan Kartu Visa Kripto: 150 Juta Merchant

Lydian resmi meluncurkan Lydian Card, kartu Visa kripto yang diklaim bisa membuka akses penggunaan aset digital di lebih dari 150 juta merchant di seluruh dunia. Langkah ini muncul di tengah satu persoalan yang masih terus menghantui adopsi kripto: banyak orang bisa menyimpan aset digital, tetapi belum tentu mudah memakainya untuk kebutuhan harian. Dari proses konversi yang berbelit hingga keterbatasan tempat pembayaran, kripto kerap berhenti sebagai instrumen investasi, bukan alat transaksi.

Melalui kartu baru ini, Lydian ingin memangkas jarak antara kepemilikan aset digital dan penggunaan nyata. Kartu tersebut dirancang agar pemegangnya bisa berbelanja di toko maupun secara online dengan lebih sederhana, tanpa harus melalui proses yang terasa rumit setiap kali ingin membayar. Dengan dukungan jaringan global Visa dan infrastruktur Rain, Lydian menempatkan produk ini sebagai jembatan dari aset digital menuju pembayaran sehari-hari.

Menjawab masalah klasik: kripto ada, tapi sulit dipakai

Carl Grimstad, CEO Lydian, menyoroti hambatan yang selama ini membuat banyak pengguna kripto tidak leluasa memanfaatkan aset mereka. Menurut dia, pemilik aset digital sering kali berhadapan dengan tiga masalah utama: proses konversi token yang tidak praktis, penerimaan pedagang yang masih terbatas, dan pengalaman pengguna yang belum cukup sederhana.

Di titik inilah Lydian Card diposisikan. Alih-alih memaksa pengguna memindahkan aset ke banyak platform atau menukar token secara manual sebelum transaksi, kartu ini menawarkan jalur yang lebih langsung. Lydian menyebut pendekatan tersebut sebagai upaya membuat aset digital lebih relevan untuk kebutuhan sehari-hari, bukan hanya untuk disimpan atau diperdagangkan.

Dalam pernyataannya, Grimstad menekankan bahwa kartu ini dirancang untuk memudahkan penggunaan aset digital baik saat belanja di toko fisik maupun saat bertransaksi online. Ia juga mengaitkan peluncuran ini dengan besarnya ekonomi aset digital yang kini disebut bernilai sekitar USD 4 triliun, sebuah pasar yang menurutnya perlu dibuka lebih luas agar pengguna dan pedagang bisa ikut berpartisipasi.

Visa dan Rain jadi tulang punggung integrasi

Kehadiran Visa menjadi salah satu aspek penting dari peluncuran ini. Dengan jaringan pembayaran global yang sudah mapan, Lydian Card langsung terhubung ke infrastruktur yang digunakan luas oleh merchant di berbagai negara. Artinya, kartu ini tidak dibangun sebagai solusi tertutup, melainkan sebagai alat pembayaran yang mencoba masuk ke ekosistem yang sudah akrab bagi konsumen dan pedagang.

Di sisi lain, Rain menyediakan infrastruktur yang memungkinkan penerbitan kartu berbasis on-chain. Kombinasi ini menjadi fondasi teknis yang memungkinkan pemegang kartu menggunakan aset digital mereka dengan lebih mulus di tempat-tempat yang menerima Visa. Lydian menilai pendekatan tersebut penting untuk mengurangi gesekan yang selama ini membuat penggunaan kripto di dunia nyata terasa jauh lebih sulit dibandingkan menyimpannya di dompet digital.

Dengan model seperti ini, pengguna tidak lagi dipaksa memikirkan banyak langkah teknis sebelum membayar. Fokusnya bergeser ke pengalaman transaksi yang lebih akrab, yakni cukup menggunakan kartu di merchant yang sudah mendukung Visa.

Rain: adopsi kripto butuh kemudahan, bukan sekadar narasi

Farooq Malik, CEO sekaligus co-founder Rain, menyampaikan pandangan yang sejalan dengan Lydian. Ia menilai uang yang ditokenisasi dan aset digital memang punya potensi besar, tetapi potensi itu tidak akan berkembang luas jika penggunaannya masih terasa sulit dalam praktik sehari-hari.

Menurut Malik, adopsi kripto yang lebih besar hanya akan terjadi bila pengguna bisa memakainya secara nyata, bukan hanya memahami konsepnya. Karena itu, solusi penerbitan kartu berbasis on-chain dari Rain dipandang sebagai cara untuk mempercepat pemakaian aset digital di dunia nyata, tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.

Dengan Lydian Card, pemegang kartu pada dasarnya diberi akses untuk menggunakan aset digital mereka di mana pun Visa diterima. Bagi Lydian dan Rain, itulah poin terpenting dari peluncuran ini: membuat aset digital tidak lagi berhenti sebagai angka di layar, melainkan benar-benar bisa dipakai dalam transaksi sehari-hari.

Informasi peluncuran ini disampaikan Lydian bersama Rain melalui keterangan resmi perusahaan yang merinci fungsi kartu, dukungan jaringan Visa, dan tujuan utamanya untuk memperluas penggunaan aset digital dalam aktivitas pembayaran global.