Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Gas Alam Badak Satu di Kalimantan Timur menyampaikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk kelapa muda di SD Negeri 001 Muara Badak. Kepala SPPG, Abdi Nolima, menegaskan bahwa video yang beredar hanya menunjukkan satu jenis menu, tanpa memperlihatkan semua menu yang didistribusikan, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di kalangan publik.
Distribusi makanan tersebut dilakukan pada Kamis, 5 Februari di wilayah kerja Dapur SPPG Gas Alam Badak Satu. Pada hari tersebut, dua jenis paket makanan disalurkan kepada para siswa, yaitu paket ringan berupa buah kelapa muda, roti dengan abon, telur rebus, dan susu, serta paket utama berisi nasi putih, telur masak kecap, tahu goreng, sayuran tumis, dan semangka.
Video yang diunggah sekolah hanya bermaksud menampilkan kebahagiaan siswa menerima bantuan pangan, namun dikarenakan sorotan hanya pada kelapa muda, masyarakat menyimpulkan bahwa bantuan terbatas pada buah tersebut. Abdi mengakui kesalahan tersebut dan berjanji untuk melakukan evaluasi terhadap sistem perencanaan menu agar menyajikan variasi makanan yang lebih jelas bagi masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi ini, SPPG berharap dapat memperbaiki pemahaman publik mengenai program MBG dan memastikan informasi yang disampaikan sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

