Empat warga negara Spanyol dilaporkan hilang dalam kecelakaan kapal wisata di Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kapal yang terlibat adalah KM Putri Sakinah yang membawa 11 orang, termasuk enam turis asing, empat awak kapal, dan satu pemandu wisata. Saat ini, keempat korban belum ditemukan dan upaya pencarian masih berlangsung. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto menyatakan bahwa tujuh orang berhasil diselamatkan, tetapi empat penumpang masih belum ditemukan.
Kapal tersebut sebelumnya melakukan perjalanan ke Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo (TNK) sebelum menuju Pulau Padar untuk aktivitas trekking. Kecelakaan kapal terjadi saat turis sedang menikmati pemandangan dari Bukit Pulau Padar. Proses pencarian menjadi lebih sulit karena gelombang tinggi yang mendadak terjadi di wilayah tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan mengenai gelombang tinggi di perairan Labuan Bajo yang akan terjadi hingga akhir 2025. Pengaruh siklon tropis 96S diyakini sebagai pemicu kondisi ini, dengan tinggi gelombang yang masih berpotensi mencapai 2,5 meter. Kesulitan dalam proses pencarian juga terjadi karena cuaca buruk yang memperkirakan tidak akan segera mereda. Sekian informasi mengenai insiden kapal wisata di Labuan Bajo, semoga keempat warga Spanyol segera ditemukan dan kembali dengan selamat.

