LIVESabtu, 10 Oktober 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
Beranda›Ekonomi›JL van der Velde, Figur Misterius di Balik Tether dengan Kekayaan Rp680 Triliun
Ekonomi

JL van der Velde, Figur Misterius di Balik Tether dengan Kekayaan Rp680 Triliun

JL van der Velde, Figur Misterius di Balik Tether dengan Kekayaan Rp680 Triliun

Jean-Louis van der Velde, atau yang lebih dikenal sebagai JL van der Velde, tercatat sebagai salah satu sosok paling misterius di industri kripto global yang masuk jajaran orang kaya Forbes. Kekayaannya disebut mencapai US$38 miliar atau setara Rp680,58 triliun dengan kurs Rp17.910 per Sabtu (26/9).

Melansir Forbes pada Minggu (27/9), capaian itu menempatkan JL van der Velde di posisi orang terkaya ke-58 di dunia. Pria berkewarganegaraan Belanda itu dikenal sebagai pengusaha teknologi sekaligus figur berpengaruh di industri mata uang kripto global.

Kekayaannya berasal dari kepemilikan saham dan peran kepemimpinan di dua entitas utama ekosistem kripto, yakni Tether, penerbit koin USDT, dan bursa kripto Bitfinex.

Tether dikenal sebagai salah satu penerbit koin yang mendominasi pasar kripto global. Perusahaan ini meraup keuntungan miliaran dolar AS dari imbal hasil cadangan obligasi pemerintah atau US Treasuries yang menjadi penjamin nilai USDT.

Sebagai pemegang saham utama di perusahaan induk pendukung Tether dan Bitfinex, JL van der Velde ikut menuai keuntungan dari pertumbuhan aset bernilai triliunan rupiah seiring melonjaknya adopsi aset digital secara global.

Perjalanan kariernya disebut tidak biasa. Ia pindah ke Taiwan pada 1985 untuk menempuh pendidikan di National Taiwan Normal University, yang kemudian membuatnya fasih berbahasa Mandarin dan menghabiskan puluhan tahun berkarier di kawasan Asia, terutama Taiwan dan Hong Kong.

Sebelum terjun ke dunia blockchain, JL van der Velde lebih dari tiga dekade berkecimpung di industri teknologi. Ia mendirikan dan memimpin sejumlah startup di bidang hardware design, embedded systems, hingga platform Internet Protocol Television (IPTV).

Pada era 2010-an, ia mulai masuk ke ekosistem kripto dengan memimpin Bitfinex sebagai Chief Executive Officer (CEO). Tak lama kemudian, ia juga ditunjuk sebagai CEO Tether.

Di bawah kepemimpinannya, USDT berkembang dari proyek eksperimental menjadi mata uang kripto dengan transaksi bernilai puluhan miliar dolar setiap hari.

Pada 2023, JL van der Velde menyerahkan jabatan CEO Tether kepada rekannya Paolo Ardonio dan memilih fokus menjadi penasihat strategis perusahaan tersebut, sembari tetap memimpin Bitfinex.

Ia juga dikenal tertutup. JL van der Velde jarang tampil di media sosial maupun di panggung konferensi, serta disebut jarang memberikan wawancara publik dan sangat menjaga kehidupan pribadinya.

Meski demikian, ia dikabarkan cukup aktif membagikan pengetahuannya. JL van der Velde pernah menjadi pengajar dan dosen tamu di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), dengan materi yang dibagikan seputar teknologi blockchain dan perkembangan regulasi teknis di industri kripto.

Sumber: CNN Indonesia

Penulis

Redaksi_Ekonomi

Redaksi Ekonomi KabarDPR bertugas menyajikan informasi dan pemberitaan seputar perkembangan ekonomi nasional dan global, kebijakan fiskal dan moneter, dunia usaha, investasi, perdagangan, perbankan, pasar modal, industri, UMKM, ketenagakerjaan, energi, serta ekonomi digital.