berita

Ini Dia Kisah Mengejutkan di Tangerang: Rumah Guru Ngaji Dirusak Warga

Rumah Guru Ngaji di Tangerang Dirusak Warga Terkait Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Pada Sabtu (25/4), rumah seorang pengajar ngaji di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kerusakan yang disebabkan oleh tindakan sejumlah warga. Kejadian ini dipicu oleh dugaan kasus kekerasan seksual terhadap beberapa santriwati yang saat ini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian.

Dugaan Pelecehan dan Kerugian yang Dialami

Seorang keluarga korban, Ali, mengungkap bahwa kasus ini terbongkar setelah adiknya menunjukkan perubahan perilaku dan menolak untuk kembali menghadiri kegiatan ngaji. Selain adiknya, terdapat sekitar delapan korban lain dengan rentang usia 14 hingga 15 tahun yang juga mengalami hal serupa. Salah satu korban bahkan menyatakan bahwa telah mengalami dugaan pelecehan oleh guru ngaji tersebut pada tahun sebelumnya.

Terungkap bahwa pelaku menggunakan modus dengan mengiming-imingi korban tentang ritual pembersihan jin dalam tubuh sebagai dalih pelecehan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat terkait keamanan anak-anak mereka.

Imbauan Kepolisian dan Tindakan yang Diharapkan

Kapolresta Tangerang, Indra Waspada, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan di luar jalur hukum. Ia menekankan bahwa penanganan kasus ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, kewaspadaan orang tua juga sangat ditekankan dalam hal ini. Memastikan bahwa anak-anak tidak menunjukkan perilaku yang mencurigakan atau berubah secara signifikan menjadi sebuah langkah preventif yang dapat dilakukan untuk melindungi mereka dari potensi bahaya seperti kasus ini.

Source link