Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (26/8), meski sejumlah analis masih melihat ruang koreksi jangka pendek yang perlu diwaspadai.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju area 6.570-6.600. Namun, ia juga mengingatkan adanya potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.453.
“Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat menuju area 6.570-6.600. Namun, cermati potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.453,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dalam pandangannya, IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada rentang support 6.373 dan 6.272, serta resistance 6.599 dan 6.705. Herditya juga merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, PGAS, PTBA, dan TINS.
Berbeda dengan proyeksi tersebut, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai indeks saham berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini. Ia mengaitkannya dengan pelemahan yang terjadi di awal pekan setelah IHSG gagal ditutup di atas resistance 6.545 pada pekan lalu.
“Jika IHSG mengalami tekanan hingga menembus level 6.453, indeks berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji support 6.352 yang juga berdekatan dengan support dinamis SMA-20,” ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.453, 6.352, 6.230, dan 6.080 serta resistance 6.666, 6.835, dan 6.916. Ia merekomendasikan saham AADI, ADRO, AMRT, BBNI, dan CPIN.
Adapun pada penutupan perdagangan Senin (24/8) sore, IHSG berada di level 6.501. Indeks saham melemah 24,02 poin atau minus 0,37 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi investor mencapai Rp14,29 triliun dengan volume perdagangan 35,88 miliar saham. Pada penutupan terakhir, 259 saham menguat, 367 terkoreksi, dan 166 stagnan.
Sumber: CNN Indonesia



